Home Uncategorized Campuran Cocopeat Untuk Media Tanam
Campuran Cocopeat Untuk Media Tanam

Campuran Cocopeat Untuk Media Tanam

by Happy Puspa

Campuran Cocopeat Untuk Media Tanam- Saat ini hobi menanam tanaman hias dan sayuran di rumah sedang populer di daerah tersebut. Tak heran jika ruang kosong di dalam rumah berubah menjadi hobi menanam tanaman hias dan sayuran. Dengan lahan yang tersedia, masyarakat memanfaatkannya sebagai hobi dan tempat menghabiskan waktu luang. Kali ini kami akan membagikan campuran coco peat untuk media tanam.

Namun menjadi lebih rumit jika hanya ada sedikit ruang di dalam rumah bagi mereka yang ingin menanam tanaman hias dan sayuran. Tidak semua tempat memiliki ruang yang cukup untuk melakukan hobi ini, terutama bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan.

Sabut kelapa memiliki banyak keunggulan yang dapat dimanfaatkan sedapat mungkin. Misalnya bisa menjadi media tanam. Namun selain sebagai media tanam, sabut kelapa juga bisa digunakan sebagai cocomesh jaring sabuat kelapa anda juga bisa mendapatkan di rumah sabut.

Campuran Cocopeat Sebagai Media Tanam :

Jika Anda memiliki botol bekas atau pot dari kantong plastik, Anda dapat menggunakannya sebagai taman vertikal atau kebun sayur bahkan di ruang kecil. Lalu bagaimana dengan media tanam yang Anda butuhkan? Apa saja yang perlu Anda persiapkan untuk membuat media tanam yang sangat baik untuk tanaman hias dan sayuran?

Cara Membuat Cocopeat :

Alat dan Bahan :

  • Sabut kelapa
  • Saringan
  • Alat penekan

Cara Pembuatan Cocopeat:

  1. Pilih sabut kelapa dari kelapa tua atau kelapa tua.
  2. Rendam gurame kelapa minimal 6 bulan untuk menghilangkan senyawa dari tempurung kelapa. Hal ini dikarenakan senyawa tersebut dapat menghambat pertumbuhan tanaman seperti tanin. Kandungan tanin ditunjukkan dengan munculnya warna merah bata pada saat cangkang terendam air.
  3. Langkah selanjutnya adalah mengolah sabut kelapa menjadi serbuk sabut dan membuat serbuk dari sabut kelapa. Anda dapat menggunakan mesin untuk membantu. Namun, jika mesin tidak tersedia, Anda dapat memotong cangkang setipis mungkin.
  4. Bahan berupa tepung koia kelapa dijemur selama satu hari atau sampai kadar airnya kurang dari 15%. .. Dapat digunakan untuk mengukur kelembapan
  5. Jika kadar air kurang dari 15% maka langkah selanjutnya adalah proses pengayakan. Hasil pengayakan serbuk cangkang biasanya disebut “debu”.
  6. Proses pengayakan sisa berupa ijuk bertekstur kasar yang disebut juga ijuk, dipisahkan dari ayakan halus dan debu dan dijual langsung. Sebagai bahan bakar untuk pembuatan plat atau plat batubara atau serbuk. Flanel untuk furnitur.
  7. Ayak beberapa kali untuk mendapatkan panjang bubuk yang sama.
  8. Berikut ini adalah proses pembersihan yang biasa dilakukan saat hujan. Ini memaksimalkan pembersihan.
  9. Setelah dibersihkan, keringkan serbuk cangkang sampai kadar air minimum mencapai 12%.
  10. Selain itu, gunakan alat press untuk menekan debu dan mendapatkan hasil akhir bentuk balok yang sesuai. Umumnya cetakan yang digunakan berukuran 30x30x20cm atau 30x30x15cm dengan berat masing-masing sekitar 5kg.

Jika Anda menggunakannya untuk budidaya Anda sendiri, Anda siap untuk menggunakan coco peat. Namun, jika Anda ingin menjualnya, Anda bisa mengemasnya terlebih dahulu dalam plastik agar terlihat lebih menarik. Simak Campuran Cocopeat Untuk Media Tanam :

Campuran Cocopeat Sebagai Media Tanam :

1. Cocopeat

Bahan pertama yang dibutuhkan untuk membuat media tumbuh adalah kelapa gambut. Kelapa gambut merupakan bahan yang mudah didapat terutama di negara tropis seperti Indonesia. Kelapa merupakan salah satu bahan untuk membuat media tanam yang terbuat dari kentang tumbuk atau batok kelapa yang dilunakkan. Gambut kelapa dapat dibeli di tanaman hias dan toko pertanian, atau Anda dapat membuatnya sendiri.

2. Campuran Cocopite Sebagai Media Tanam (Tanah)

Unsur kedua untuk pembuatan media tanam ini adalah tanah.
Tanah ini diperlukan sebagai campuran sebagai campuran untuk memampatkan media tanam agar menjadi lebih kuat seiring dengan tumbuhnya akar tanaman. Pastikan Anda telah menyiapkan tanah. Ini adalah tanah dengan sedikit kerikil dan tidak menjadi terlalu padat bahkan ketika mengering. Namun, tanah di sekitar pohon bambu harus dapat digunakan karena kandungan fosfor tanaman yang tinggi dan kesuburan media tumbuh yang tinggi.

3. Campuran cocopite Sebagai Media Tanam (Pupuk atau Kompos)

Bahan lain yang dibutuhkan adalah pupuk atau kompos. Pupuk dan kompos berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Dengan menggunakan pupuk dan kompos, tanaman dan sayuran ini tidak mengandung pupuk kimia atau bisa disebut tanaman organik. Lalu bagaimana cara atau komposisi saat mencampur media tanam ini?

Langkah pertama siapkan ketiga bahan tersebut untuk media tanam yang dibutuhkan. Selanjutnya siapkan beberapa alat yaitu ember kecil, sekop, dan tempat yang digunakan untuk menampung media tanam.
Perbandingan yang dibutuhkan saat membuat media tanam adalah dua ember kompos, satu ember tanah dan pupuk, atau setengah ember kompos.

Selanjutnya, campurkan ketiga bahan tersebut dengan baik dan pastikan semuanya tercampur dengan baik. Sekarang Anda siap untuk meletakkan media tanam di pot atau polybag yang sudah disiapkan.

Ini adalah beberapa komponen campuran coco peat untuk media tanam. Selain media tanam gurame kelapa, Anda juga bisa membuat jaring gurame kelapa.

Related Posts