Home Uncategorized Cara Buat Kompos Dari Daun Dengan Bahan Seadanya
cara buat kompos dari daun

Cara Buat Kompos Dari Daun Dengan Bahan Seadanya

by Happy Puspa

Bingung tentang cara buat kompos dari daun? pusing karena sudah mencari cara dan tidak bisa? Tenang, pada artikel kali ini saya akan membagikan tutorialnya. Jika kamu penasaran untuk mencobanya, saya akan memberikan tutorial cara buat kompos dari daun dengan bahan seadanya.

Pengertian Kompos

Kompos dapat dianggap sebagai salah satu pupuk organik buatan yang dibuat dari proses penguraian bahan organik sisa. Kompos merupakan salah satu pupuk organik buatan yang dibuat dari proses penguraian sisa-sisa bahan organik seperti tumbuhan dan hewan, dimana proses pengomposan dapat dilakukan secara aerob, termasuk oksigen dan anaerobik atau tanpa menggunakan oksigen di dalam tanah. proses.

Teknologi pengomposan dikembangkan dari proses penguraian material organik yang terjadi di alam bebas. Terbentuknya humus di hutan merupakan salah satu contoh pengomposan secara alami. Proses pembuatan pupuk kompos berjalan sangat lambat, bisa sampai berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Kemudian umat manusia memodifikasi proses penguraian material organik tersebut.

Sehingga pengomposan yang dikelola manusia bisa dilakukan dalam tempo yang lebih singkat untuk menjadi pupuk kompos. Proses penguraian atau dekomposisi inilah yang dapat menyebabkannya disebut sebagai kompos. Sedangkan yang dimaksud dengan pengomposan adalah proses penguraian bahan organik secara biologis, terutama oleh mikroba yang menggunakan bahan organik sebagai sumber energi.

Cara Buat Kompos Dari Daun

  1. Serasah daun dipotong menjadi ukuran yang lebih kecil. Idealnya antara 2-3 cm. Tetapi jika ini tidak memungkinkan, maka sebanyak mungkin.
  2. Tempatkan serasah daun di tempat sampah kompos. lapis demi lapis.
  3. Setiap lapisan dituangkan dengan em4 atau mol yang kita buat tadi.
  4. Tutup, tapi jangan terlalu rapat. Proses ini memakan waktu sekitar satu bulan, sementara itu mungkin memakan waktu lebih dari dua bulan untuk tahi lalat.
  5. Daun dibalik setiap 3 hari. Lebih repot tapi ini untuk proses pengomposan yang lebih cepat. Jika tidak dibalik, bakteri dominan hanya bertindak lactobacilli. Bakteri lain yang sebagian besar aerobik akan melakukan sedikit lebih banyak pekerjaan.

Baca Juga : Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun yang Ampuh Menyuburkan Tanaman

Bagaimana cara menggunakan kompos?

  1. Perhatikan kelembaban tanah

Kompos akan lebih mudah diserap ke dalam tanah yang lembab. Oleh karena itu, jika tanah di sekitar tanaman masih kering, maka perlu dilakukan penyiraman terlebih dahulu. Ingatlah bahwa tujuan penyiraman adalah membuat tanah hanya lembab, tidak becek.

  1. Hindari pengomposan dari paparan langsung sinar matahari

Panas matahari sangat penting bagi tanaman untuk tumbuh dengan baik, tetapi juga akan menghilangkan nutrisi dalam kompos. Untuk itu persiapkan dengan cara peletakan mulsa, agar kompos terlindung dari sinar matahari dan air perlahan meresap ke dalam, Anda bisa menggunakan jerami atau daun kering sebagai mulsa.

  1. Atur waktu pemupukan

Meskipun kompos berasal dari bahan organik, terlalu banyak nutrisi juga tidak baik. Untuk mengatur jarak tanam, apakah cukup 2-3 kali setahun atau setiap 3-4 bulan sekali, Anda bisa memperhatikan kondisi tanaman. Hal ini dapat dilihat dari jumlah daun dan buah yang dihasilkan.

  1. Jangan jadikan kompos sebagai satu-satunya nutrisi tanaman

Kompos baik untuk semua tanaman. Namun akan lebih baik jika diselingi dengan nutrisi lain.

Manfaat Buat Kompos Dari Daun

  • Meningkatkan kesuburan tanah
  • Memperbaiki struktur dan sifat tanah
  • Meningkatkan daya serap air tanah
  • Meningkatkan aktivitas mikroba tanah
  • Meningkatkan kualitas tanaman (rasa, nilai gizi dan kuantitas panen)
  • Menyediakan hormon dan vitamin untuk tanaman
  • Penekanan pertumbuhan tanaman/serangan penyakit
  • Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah
  • Ada perbedaan mendasar antara tanah yang diberi pupuk kandang dan yang tidak diberi pupuk kandang (pupuk anorganik). Tanah yang terus menerus diberi pupuk anorganik akan mengalami penurunan kualitas unsur hara dan akan meningkatkan kekerasan struktur tanah.

Nah, cukup sekian tutorial cara buat kompos dari daun pada artikel kali ini. Cukup mudah bukan? Selamat mencoba dan semoga berhasil, dan jika cara dalam artikel ini dapat membantu kamu, jangan lupa untuk membagikan ilmu anda kepada orang-orang di sekitar kamu agar mereka semua dapat mengambil manfaatnya. Sekian dari saya, terima kasih.

Related Posts