Home Uncategorized cara membuat pakan fermentasi untuk kambing jawa

cara membuat pakan fermentasi untuk kambing jawa

by Happy Puspa

Cara membuat pakan fermentasi untuk kambing jawa bisa dilakukan dengan mudah dan menjadi salah satu solusi dari masalah berikut. Pemenuhan kebutuhan hijauan pakan ternak pada musim kemarau sering terkendala dengan sulitnya mencari hijauan segar untuk pakan ternak.

Keterbatasan air pada musim kemarau membuat hijauan menjadi terbatas karena sulit tumbuh. Sementara itu, di sisi lain ketersediaan jerami padi melimpah menjelang musim kemarau karena biasanya saat panen padi jatuh.

Salah satu cara untuk mengantisipasi pengadaan hijauan pada musim kemarau adalah dengan menggunakan jerami, namun karena jerami masih miskin nutrisi maka perlu diolah terlebih dahulu agar kandungan nutrisinya lebih baik. Salah satu metode pengolahan jerami yang patut dicoba serta bisa dilakukan adalah Fermentasi Jerami.

Cara Membuat Pakan Fermentasi untuk Kambing Jawa I

Bahan dan Alat

  • 1 ton jerami padi kering
  • 20-25 lt Molasses/Gula dilarutkan
  • Probiotik / EM4
  • 250-300 lt : Air untuk melarutkan probiotik dan molase / 15 lt untuk jerami basah
  • Terpal/Plastik/Glay
  • Pemotong sabit atau sejenisnya atau bisa menggunakan perajang jerami
  • Ember atau ember, gembor, terpal plastik atau karung plastik

Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Kambing Jawa

  1. Bahan kering yang ada dipotong-potong dengan ukuran kurang lebih 25 cm ditumpuk
  2. Siapkan Terpal/Plastik/Masalah
  3. Larutkan bahan-bahan di atas menjadi satu sesuai perbandingan, lalu siapkan terpal plastik sebagai alas untuk mencampur jerami dengan campuran probiotik/Em4, tetes tebu dan air.
  4. Jerami padi yang sudah dipotong diletakkan di atas terpal sedikit demi sedikit sambil disiram dengan larutan tetes air dan starbio sesuai perbandingan di atas sampai merata dan jerami terlihat basah.
  5. Setelah sedotan dibilas dengan larutan, sedotan ditutup ke dalam Terpal/Plastik/Grade sedikit demi sedikit sambil ditekan/diinjak-injak agar padat.
  6. Setelah dikompres (padat) silo ditutup sampai benar-benar kencang

Cara Menggunakan Jerami Fermentasi

Setelah 7 hari jerami baru dapat diberikan kepada kambing sesuai kebutuhan dan selama bahan belum habis setelah diambil bahan dari tempat penyimpanan agar tertutup rapat kembali, terlindung dari genangan air, terlindung dari panas matahari dan hujan.

cara membuat pakan fermentasi untuk kambing jawa

Cara Membuat Pakan Fermentasi untuk Kambing Jawa II

cara membuat pakan fermentasi untuk kambing jawa model ke 2. Fermentasi jerami dilakukan pada tempat yang terlindung dari hujan dan sinar matahari secara  langsung. Dimana untuk kapasitas 10 ton bisa dibuat gedung dengan ukuran 4 x 5 m. Lantai dasar dapat dibuat dari semen atau tanah yang dipadatkan dan diangkat dari daerah sekitarnya, tanpa dinding.

Bahan bangunan menggunakan kayu atau bambu. Untuk atapnya bisa berupa seng atau bahan yang tersedia di lokasi. Jarak dari lantai ke atap adalah 3 m.

Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Kambing Jawa

Proses fermentasi pakan kambing dilakukan dalam 2 tahap yaitu tahap fermentasi serta tahap pengeringan

Tahap pertama

  1. Jerami padi yang baru dipanen mengandung kadar air sekitar 65%, potong potong sepanjang 10-15 cm. Proses pemotongannya bisa memakai mesin pencacah rumput supaya hasil potongannya bisa teratur.
  2. Kemudian ditumpuk pada tempat yang telah disediakan dengan ketinggian sekitar 20 cm dari permukaan tanah
  3. Taburkan urea dan probiotik secara merata dengan dosis masing-masing 5 kg untuk setiap 1 ton jerami padi
  4. Tambahkan lagi tumpukan jerami padi setebal 20 cm lalu taburi lagi dengan urea dan probiotik secara merata, begitu seterusnya hingga tumpukan jerami padi mencapai 1-2 m
  5. Diamkan selama 21 hari, supaya proses fermentasi berlangsung dengan sempurna

Tahap kedua

  1. Tumpukan jerami padi yang telah mengalami proses fermentasi, dijemur dan diangin-anginkan agar cukup kering sebelum disimpan di tempat yang terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung
  2. Setelah kering, jerami fermentasi dapat sudah bisa diberikan kepada sapi untuk dimakan sebagai pengganti rumput rumput segar

Ciri Ciri Hasil Fermentasi yang Baik

Hasil fermentasi jerami yang baik akan ditandai dengan ciri ciri berikut ini

  • Baunya sedikit enak
  • Warnanya kuning agak kecoklatan (warna dasar sedotan masih terlihat.
  • Tekstur lembut (tidak kaku)
  • Tidak busuk dan tidak berjamur

Memberi kepada Ternak

Jerami padi fermentasi digunakan sebagai pakan berserat utama bagi ternak sapi, diberikan sebanyak 6-8 kg/ekor/hari. Sedangkan pakan konsentrat diberikan sebanyak 1% dari bobot badan.

Formula ransum pakan konsentrat dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia di tempat, salah satu contoh formula ransum pakan konsentrat adalah 2 bagian dedak, 1 bagian jagung dan 1 bagian bungkil kelapa dan ditambahkan 1 kg vitamin mineral untuk setiap 100 kg pakan konsentrat .

Cara Membuat Pakan Fermentasi untuk Kambing Jawa II

Proses Pembuatan Jerami Padi Fermentasi

Produksi jerami padi fermentasi dengan sistem terbuka. Proses fermentasi terbuka dilakuka pada tempat yang terlindung dari hujan dan sinar matahari secara langsung. Bahan bahan yang dipakai untuk memproduksi 1 ton jerami fermentasi adalah: 1 ton jerami padi segar, , 2,5 kg Urea, air secukupnya, dan 2,5 kg Probion (probiotik)

Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Kambing Jawa

  1. Proses pembuatannya dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap fermentasi dan pengeringan serta penyimpanan. Pada tahap pertama, jerami padi yang baru dipanen dari swah dikumpulkan di tempat yang disediakan, dan diharapkan masih memiliki kadar air 60%.
  2. Jerami padi segar yang akan dibuat menjadi jerami padi fermentasi ditimbun dengan ketebalan sekitar kuranglebih 20 cm yang selanjutnya ditaburi Probion dan urea. Tumpukan jerami bisa diangkut hingga ketinggian sekitar 3 meter. Setelah pencampuran dilakukan secara merata, selanjutnya didiamkan selama 21 hari supaya proses fermentasi dapat berjalan dengan baik.
  3. Tahap kedua adalah proses pengeringan serta penyimpanan jerami padi yang telah fermentasi. Pengeringan dilakukan di bawah sinar matahari dan diangin-anginkan agar cukup kering sebelum disimpan di tempat yang terlindung. Setelah melalui proses pengeringan ini, jerami fermentasi bisa langsung diberikan kepada ternak sebagai pengganti makanan rumput segar.

Related Posts