Home Uncategorized Cara Menanam Bawang Putih Di Air Yang Praktis dan Mudah
cara menanam bawang putih di air

Cara Menanam Bawang Putih Di Air Yang Praktis dan Mudah

by Happy Puspa

Cara menanam bawang putih di air yang baik dan benar. Tidak hanya sayuran hijau yang dapat di budidayakan dengan cara di tanam di air atau di sebut dengan cara menanam secara hidroponik. Tanaman berjenis umbi-umbian seperti bawang putih atau Allium sativum bisa juga ditanam di rumah secara mandiri.

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah. Cara menanam bawang putih di air bisa memanfaatkan siung bawang putih yang sudah tua.

Seperti yang sudah diketahui, bawang putih menjadi salah satu rempah yang wajib berada di dalam setiap masakan. Bahkan daunnya juga dapat anda manfaatkan untuk menambah cita rasa beragam masakan.

Cara Menanam Bawang Dengan Metode Hidroponik

Tetapi, sebelum kamu menanam bawang putih, tentukan terlebih dahulu jenis bawang putih yang ingin anda tanam.  Karena masing-masing bawang putih memiliki ciri khas dan syarat tumbuh yang berbeda-beda.

1. Cara Menanam Bawang Putih Di Air

cara menanam bawang putih di air

1. Siapkan Bibit

Untuk menanam bawang putih menggunakan metode hidroponik, ada dua cara yaitu dengan menentukan bibit bawang putih dan juga dapat menggunakan bawang putih segar.

Apabila menggunakan dengan bawang putih yang segar pastikan menentukan bawang putih yang berkualitas baik, yaitu ukuran bibit yang akan ditanam harus terlihat sama. Baik dalam ukuran, warna hingga ukuran bentuknya.

Tetapi akan lebih bagus lagi jika kamu membeli bibit kepada petani bawang putih secara langsung. Usahakan pilih ukuran bawang putih yang berukuran besar dan tidak cacat.

Biarkan bawang putih bertunas dan berakar. Proses pertumbuhan tunas dan akar ini bisa dibantu dengan meletakannya pada media air atau kapas basah. Diamkan bawang bertunas sampai 5-10 cm. Bawang bertunas inilah yang sudah siap untuk ditanam dalam hidroponik.

2. Sediakan Alat Dan Media Tanam

Selain itu juga bibit, alat dan media tanam juga perlu dipersiapkan. Kalian dapat memanfaatkan botol plastik bekas, untuk penggunaan yang lebih hemat. Ada juga botol arang, pupuk kompos, pupuk organik cair, sekam, air, kain flanel dan pisau atau cutter.

3. Membuat Media Tanam

  1. Potonglah botol plastik menjadi dua bagian dan ukur sesuai dengan keinginan. Bagian pada bawah botol harus 2/3 bagian sementara bagian atas 1/3 bagian.
  2. Pada bagian atas, potong 1 cm pada bagian tutup botol agar diameter lubang tutup botol menjadi lebih besar dan lebar saat memasukkan sumbu. Berikan lubang juga pada bagian leher botol. Selanjutnya masukkan kain flanel untuk sumbu penyerapan air. Panjang tali sumbu dicocokan sehingga dapat mencapai air di bagian dasar bawah botol.
  3. Saat memotong pada bagian bawah botol, bagian bawah botol harus mempunyai panjang sekitar 4 cm. Beri lubang-lubang kecil di bagian dasar bawah botol. Masukkan nutrisi hidroponik berbentuk pupuk cair bawang putih ke dalam botol yang berada pada bagian bawah.
  4. Campurkanlah tanah, pupuk kompos, sekam dan arang yang telah dihancurkan dengan perbandingan 1 : 1. Pada potongan botol di bagian atas yang ada sumbu talinya, masukan campuran tadi dengan media tanam yaitu arang dan sekam.
  5. Selanjutnya botol bagian atas yang ada sumbunya dimasukkan ke dalam potongan botol bagian bawah yang berupa larutan unsur hara. Tali sumbu kain harus menyentuh pada larutan nutrisi.
  6. Pada potongan bawah juga tidak lupa dilubangi dan masukkan kain flanel sebagai media penyerapan air. Apabila tak ada kain flannel, kalian juga bisa menggantinya dengan sumbu kompor.

4. Proses Penanaman Bawang

  1. Setelah media tanam dan nutrisi siap, saatnya menanam bibit bawang putih. Hal pertama yang harus disiapkan adalah bibit bawang putih yang telah bertunas setinggi 5-10 cm.
  2. Selanjutnya bersihkan bibit menggunakan gunting atau buang bagian yang tidak terlalu diperlukan. Kemudian cuci menggunakan air bersih.
    Bikin lubang pada media tanam. Persatu lubang hanya boleh satu benih.
  3. Tanamlah bibit bawang yang sudah siap ke dalam media tanam, tutupi dengan campuran media tanam yang sudah dibuat sebelumnya.
  4. Padatkan tanah agar benih bisa berdiri kuat. Selanjutnya letakkan di tempat yang sedikit jauh dari paparan sinar matahari secara langsung. Selain itu jangan lupa untuk sering melakukan pengecekan kondisi larutan nutrisi agar pH, suhu, dan kepekatannya selalu sesuai terhadap pertumbuhan pada bawang putih.
  5. Bawang putih sudah siap dipanen setelah berumur umur sekitar 90-120 hari. Ciri-ciri bawang putih yang siap dipanen ditandai dengan daunnya yang telah menguning dan tangkainya yang mulai keras.

Jika belum masa panen jangan pernah memanen bawang putih, lebih dari masa panen yang sudah di tentukan. Karena akan menyebabkan rasa bawang putih menjadi tidak enak untuk dikonsumsi dan tidak baik bagi kesehatan. Itulah beberapa cara menanam bawang putih di air yang benar dan tepat. Semoga membantu.

Related Posts