Home Uncategorized Mari Mengenal Fungsi Serabut Kelapa – Limbah yang Berharga Tinggi

Mari Mengenal Fungsi Serabut Kelapa – Limbah yang Berharga Tinggi

by Happy Puspa
fungsi serabut kelapa
Ilustrasi Sabut Kelapa Kering

Fungsi serabut kelapa – Kelapa merupakan produk industri dengan peluang pasar yang cukup besar; produk olahan kelapa seperti santan umur panjang, santan, gula kelapa, tepung kelapa, nata de coco, minyak kelapa, minyak goreng kelapa, kopra, bungkil kelapa dan arang aktif adalah produk yang sudah memiliki pangsa pasar sendiri. Industri pengolahan kelapa umumnya masih terfokus pada pengolahan daging buah kelapa sebagai produk utamanya, sedangkan industri pengolahan hasil samping kelapa seperti air, tempurung kelapa dan sabut kelapa masih sangat kecil.

Serabut atau Sabut kelapa juga dianggap limbah, padahal serat ini berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk tekstil yang laris dan banyak dicari. Sebagai negara kepulauan dan terletak di daerah tropis, Indonesia merupakan negara penghasil kelapa penting di dunia.

Industri pengolahan kelapa umumnya masih terfokus pada pengolahan daging buah kelapa sebagai produk utamanya, sedangkan industri pengolahan hasil samping kelapa seperti air, tempurung kelapa dan sabut kelapa masih sangat kecil. Sabut kelapa adalah produk sampingan dan merupakan bagian terbesar dari buah kelapa, membentuk sekitar 35 persen dari berat buah kelapa.

Baca Juga : JUAL COCOMESH MURAH DAN BERKUALITAS

Dari Limbah Menjadi Barang dengan Nilai Ekonomi TInggi

Siapa sangka, ternyata dengan menggunakan serabut kelapa juga bisa diolah dan dijadikan semacam pupuk organik. Pupuk organik berbahan sabut kelapa ini bisa menimpan air hingga 60 persen lebih banyak dibandingkan media tanam lainnya. Hal ini tentunya sangat berguna untuk daerah yang curah hujannya sedikit atau daerah yang sering mengalami kekeringan.

Lapisan luar dan lapisan dalam tempurung kelapa memiliki ketebalan berkisar antara 5-6 cm. Komposisi kimia sabut kelapa meliputi selulosa, lignin, asam piroligat, gas, arang, tar, tanin dan kalium. Satu buah kelapa menghasilkan 0,4 kg kelapa yang mengandung 30% serat yang kaya akan unsur kimia organik.

Berbagai Fungsi Serabut Kelapa

Inilah beberapa fungsi serabut kelapa untuk tanaman yang bisa kita ketahui.

1. Serabut Kelapa Dimanfaatkan Sebagai Media Tanam

Serabut kelapa dapat digunakan sebagai media tanam selain tanah. Serabut kelapa diambil bagian kuliat terluar sampai batas tempurung kelapa tua secara langsung. Ada beberapa tanaman yang bisa menggunakan langsung media tanam serabut kelapa ini sehingga menyerupai habitat asli tanaman itu sendiri. Sebagai contoh adalah tanaman anggrek.

Tanaman anggrek adalah tanaman jenis epifit, yaitu tanaman yang menempel pada inang. Namun tidak menjadi parasit bagi inang itu sendiri. Walaupun tidak semua jenis tanaman anggrek bersifat epifit. Anggrek tidak bergantung kepada inangnya dalam memenuhi nutrisinya. Bisa disebut hanya menumpang untuk melangsungkan kehidupannya saja dan kebutuhan nutrisi dengan cara mencari sendiri.

Maka dari itu bagi pecinta tanaman anggrek dapat memanipulasi habitat anggrek memanfaatkan serabut kelapa sebagai media tanam. Anggrek yang ditempelkan pada serabut kelapa menjadi seolah-olah ia hidup pada habitat aselinya. Lebih lanjut, nutrisinya secara berkala harus diberikan pupuk dan penyiraman air.

2. Untuk Dijadikan Cocopeat

Cocopeat dapat menjaga tanah gembur dan subur, Cocopeat sangat baik digunakan sebagai media tanam, karena memiliki keseimbangan kelembaban yang seimbang, yang berarti tanaman tidak mudah layu karena air disimpan dalam Cocopeat cukup lama. Cocopeat juga dapat menetralkan pH dan menghemat air, nutrisi yang disediakan oleh pemilik tanaman. Maka dari itu, media tanam ini sangat baik untuk anda yang mengoleksi tanaman di rumah.

Karena porositas/kelonggaran tanah yang tinggi, pembentukan akar tanaman dipermudah dan tanaman menjadi lebih sehat dan subur. Tanaman yang sehat berarti mengandung lebih banyak buah. Sangat cocok untuk sayuran berdaun seperti sawi, bayam, dan kangkung yang ditanam dalam pot. PH Cocopeat adalah 5,8 hingga 6,5, yang merupakan kisaran sempurna untuk sebagian besar jenis tanaman. Cocopeat juga dapat digunakan sebagai media tanam tanaman hidroponik.

3. Sebagai Pupuk Cair Organik

Kandungan kalium dalam sabut kelapa adalah 10,25%, sehingga dapat menjadi alternatif sumber kalium organik pengganti pupuk KCl. Selain digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik, sabut kelapa juga digunakan sebagai media tanam (cocopeat). Unsur hara seperti Ca, Mg, K, Na dan P cocok sebagai pupuk organik.

Penggunaan pupuk organik dari sabut kelapa selama dua kali dalam satu periode tanam. Gunakan terlebih dahulu sebagai pupuk dasar sebelum menanami lahan. Kedua, setelah tanaman memasuki tahap awal pertumbuhan. Pupuk diterapkan tanpa tambahan air dan diaplikasikan langsung ke tanaman.

Begitulah beberapa fungsi serabut kelapa yang bisa kita manfaatkan. Jangan lewatkan artikel menarik lainnya selanjutnya khusus untuk anda Cocomesh dengan harga murah berkualitas langsung dari produsernya!

Related Posts