Home Uncategorized Jenis Flow Meter Berdasarkan Penggolongan Pengukurannya

Jenis Flow Meter Berdasarkan Penggolongan Pengukurannya

by Happy Puspa

PD Flow Meter atau Postive Displacement Flow Meter lumayan unik karena flow meter jenis ini mengukur langsung volume secara faktual. Sedangkan flow meter lainya kebanyakan bekerja terhadap prinsip mengkur laju aliran yang bakal di konversikan ke volume fluida.

Dengan gunakan PD meter, tanda output secara langsung tentang bersama dengan volume fluida yang melewati flow meter. Jenis PD flow meter yakni Bi-rotor (gear, oval gear, helical gear) , nutating.


Massa Flow Meter

Mass flow meter mengandalkan tanda output yang terjalin secara langsung bersama dengan massa fluida yang melewati flow meter dimanan tersedia 2 jenis mass flow meter yakni Coriolis flow meter dan Thermal


Velocity Flow Meter


Velocity Flow meter mengandalkan out put tanda yang dihubungkan langsung bersama dengan kecepatan fluida yang melewati flow meter.Jenis Velocity flow meter ini amat populer dan mempunyai jenis luayan banyak seperti :

-Electromagnetic Flow meter
-Ultrasonic flow meter plus open chanel flow meter
-Turbine, Paddle Wheel plus Propeller flow meter
-Vortex Shedding flow meter plus Sonar meter
-Target flow meter plus Vane flow meter
-Variable Area flow meter dan Rotameter
-Orifice Plate flow meter
-Venturi flow meter dll

Pertanyaanya adalah Apakah jenis Flow meter yang paling baik? Yang menyadari tidak tersedia jenis flow meter yang dapat di gunakan secara universal yang sesuai digunakan untu semua jenis fluida dan semua situasi dan juga manfaatnya.

Yang perlu kami lakukan adalah kami perlu pilih jenis flow meter berdasarkan spesifikasi sesuai bersama dengan aplikasi di lapangan. Ada lebih dari satu flow meter yang mempunyai kekurangan dan berlebihan karena teknologi yang digunakan sehubungan bersama dengan penggunaan flow meter yang sesuai bersama dengan jenis fluida, situasi lapangan dan tujuan pemasangannya.


Hal-hal yang perlu diketahui di dalam pilih jenis flow meter tentu saja berdasarkan terhadap jenis fluida, situasi installasi, harga flow meter, penggunaan jangka sementara flow meter dan juga situasi area yang aman atau berbahaya, lfe time flow meter, kecepatan merespon aliran, bahan fluida yang perlu sesuai bersama dengan material flow meter dan juga kebutuhan akurasi yang ingin dan lainya yang terjalin bersama dengan situasi lapangan dan operatornya.

Type dan Model Flow Meter

Berikut ini Type dan jenis atau jenis flow meter berasal dari segi cara kerja, fungsi, dan cara instalasi dan juga jenis aplikasinya yang banyak di gunakan di bermacam dunia industri :

Flow Meter Portable

Flow meter portable merasa populer sementara dikenalkanya flow meter jenis ultrasonic di mana cara penggunaan dan instalasinya lumayan ringan dan cepat dan juga dapat di bawah kemana mana.


Portable flowmeter ini gunakan jenis clamp on flow meter di mana sensor atau sering di sebut bersama dengan transducer ultrasonic lumayan di clamp terhadap permukaan luar pipa, Karena prosesn insatlasi tanpa memotong pipa atau melubangi pipa maka ongkos instalasi berasal dari flow meter clamp on amat tidak mahal dan cepat.

Untuk jenis flow meter portable kebanyakan di lengkapi bersama dengan knowledge logger vaik itu secara internal maupun external dan untuk power karena sifatnya portable kebanyakan gunakan battery yang dapat di charge dan kebanyakan battery dapat bekerja terhadap sementara lumayan lama diatas 5 jam.

Clamp on Ultrasonic Flow Meter

Flowmeter ultrasonic merupakan jenis flow meter yang cara kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida bersama dengan gunakan ultrasound sehingga bersama dengan perhitungan volume yang mengalir dapat terbaca di transmitter ultrasonic.


Dengan gunakan sensor ultrasonik atau sering disebut transducer ultrasonic flowmeter dapat mengukur kecepatan rata berasal dari aliran fluida di dalam pipa bersama dengan cara mengukur rata rata perbedaan sementara antara sementara pengiriman signal dan penerimaan signal bersama dengan arah aliran.

Coriolis Mass Flow meter

Flowmeter coriolis adalah jenis flow meter yang secara teori menghitung kekuatan gaya/tenaga akibat terdapatnya osilasi suatu sensor yang di lewati cairan bersama dengan gunakan perhitungan coriolis yang di konversi ke suatu aliran massa.


Coriolis flow meter secara real mempu menghitung massa aliran sehingga perubahan temperature berasal dari aliran tidak banyak berpengaruh. Begitu termasuk persolan perubahan aliran karena instalasi atau karena lain yang berakibat aliran tidak laminer dan juga terjebaknya udara atau gas di dalam aliran tidak memeengaruhi akurasi.

Berbeda bersama dengan cii-ciri flow meter yang menghitung volume di mana mass flow meter dapat mengabaikan berat berasal dari udara atau gas yang terjebak di dalam aliran.

Flow Meter Electromagnetic

Flowmeter electromagnetin yang sering disebut magnetic flow meter atau magmeter merupakan jenis flow meter yang cara kerjanya gunakan hukum faraday. Karena cii-ciri kerjanya seperti itu maka magnetic flow meter hanya dapat kerja terhadap cairan yang mempunyai konduktifitas terhadap tingkatan tertentu dan kebanyakan terhadap kisaran minimal 20 micro siemens.

-Turbine Flow Meter
-Vortex Flow Meter
-Positive Displacement Flow Meter
-Variable Area Flow Meter
-Venturi Flow meter
-Thermal Mass Flow Meter
-Orifice Flow Meter
-Insertion Flow Meter
-In Line Flow Meter
-Flow Meter Open Channel

Open channel flow meter adlah flow meter yang dapat diaplikasikan untuk mengukur aliran terhadap sistem saluran terbuka seperti terhadap kanal, sungai atau parit.


Pada dasrnya flow meter open chanel ini menghitung kecepatan aliran bersama dengan memperhitungkan ketinggian permukaan. Untuk pengukuran kecepatan aliran dapat gunakan transittime flow meter atau Magnetic flow meter.

Sedangkan untuk ketinggian permukaan aliran gunakan ultrasonic level sensor
Penggabungan velociti bersama dengan luas penampang dapat membuahkan kapasitas aliran atau flow rate aliran di dalam kanal.

Related Posts