Home Uncategorized Jenis-Jenis Jagung di Indonesia yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Jenis-Jenis Jagung di Indonesia yang Jarang Diketahui Banyak Orang

by Happy Puspa

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang Jenis-Jenis Jagung di Indonesia. Apa saja jenisnya? Baca dan simak dibawah ini,

Ada banyak sekali jenis jagung yang tumbuh di Indonesia. Masing-masing jenis jagung ini memiliki karakter rasa dan tekstur yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pemanfaatan dan pengolahan dari jenis-jenis jagung ini juga tidak sama. Untuk beberapa jenis jagung bisa digunakan sebagai bahan masakan. Tetapi, ada juga yang hanya dipakai untuk membuat tepung atau menjadi pakan ternak.

Salah satu olahan dari jagug yangi bisa dibuat yaitu jagung dijadikan sebgaai alternatif pakan ternak. Namun, jagung yang digunakan ini juga jagung khusus, jadi tidak sembarang jagung. Untuk membuat pakan ternak, biasanya jagung dibuat dalam bentuk pipilan kecil-kecil. Untuk memipilnya bisa menggunakan mesin perontok jagung.

Dibawah ini, akan dibahas beberapa jenis-jenis jagung di Indonesia,

Jenis-Jenis Jagung di Indonesia

jenis-jenis jagung di Indonesia

  • Jagung Manis 

Jagung manis atau disebut sweet corn adalah satu jenis jagung yang sering diolah. Karena, jagung ini memiliki rasa yang manis dengan biji yang empuk.  Jagung manis juga sering digunakan untuk membuat bakwan, sayur sup, atau direbus begitu saja.  Sehingga, berbeda dengan jagung pada umumnya, jagung manis justru dipanen saat masih muda.

Jagung manis muda banyak mengandung kadar gula yang lebih tinggi daripada pati biji, jadi rasanya pun akan lebih manis dan nikmat. Biji dari jagung manis juga lebih empuk dan berair.

  •   Jagung Berondong 

Jagung berondong memiliki tekstur biji yang kecil dan keras. Jenis jagung ini memiliki kelembapan sekitar 14 – 20 %.  Ketika dipanaskan, air yang terperangkap didalam bijinya akan berubah menjadi uap dan mengembang.  Biji dari jagung berondong yang menguap ini seketika bisa meledak sampai 10 – 30 kali lebih besar daripada ukuran awal.  Ledakan inilah yang nantinya menghasilkan camilan renyah berupa popcorn.

  • Jagung Mutiara (Flint Corn)

Jagung mutiara memiliki warna biji yang unik, yaitu ada yang berwarna kuning, putih, dan juga merah. Bentuk biji dari jagung jenis ini pun lebih bulat dan licin, namun ukurannya sedikit lebih kecil.  Ketika dikeringkan, jagung mutiara akan mengerut, jadi bijinya lumayan sulit untuk diolah menjadi masakan.

Di Indonesia sendiri, jagung mutiara sering digunakan sebagai pakan ternak.  Tetapi, di Amerika, jagung mutiara justru dimanfaatkan untuk membuat tepung ataupun bubur jagung.

  • Jagung Gigi Kuda (Dent Corn)

Ukuran dari jagung gigi kuda ini lebih besar daripada ukuran jagung lainnya. Warna dari jagung ini pun sedikit lebih terang jika dibandingkan dengan jagung manis.  Jagung gigi kuda juga memiliki kandungan pati yang lebih tinggi dibandingkan jagung manis. Tetapi, kadar gula dari jagung ini justru lebih rendah.

Jagung gigi kuda ini juga memiliki dua jenis warna, yaitu kuning dan putih. Biasanya jagung yang berwarna kuning ini, sering digunakan sebagai pakan ternak. Sedangkan, jagung yang berwarna putih sering dimanfaatkan untuk membuat roti ataupun tepung jagung. Di Amerika sendiri, jenis jagung ini sering digunakan untuk membuat keripik tortila.

  • Jagung Pod

Jagung pod ini mudah dikenali karena bentuknya berbeda dari jenis jagung lainnya. Semua tongkol dari jagung pod ini terbungkus oleh kelobot.  Oleh karena itu, jagung jenis ini tidak bisa digunakan untuk memasak. Biasanya jagung pod ini, hanya dimanfaatkan untuk membuat hiasan saja, apalagi warna dari bijinya yang juga bervariasi.

  • Jagung Ketan (Glutinuous Corn)

Jagung kentan memiliki bentuk biji yang kecil dan mengkilat. Ketika diolah, bijinya akan terasa lebih lengket dibandingkan jagung biasanya.  Karena, jagung ketan ini memiliki kandungan amilopektin yang cukup tinggi, dan jagung ketan sering diolah makanan yang kenyal, seperti lepet misalnya.

Related Posts