Home Uncategorized Mari Simak Manfaat Buah Pinang dan Efek Sampingnya

Mari Simak Manfaat Buah Pinang dan Efek Sampingnya

by Happy Puspa
manfaat buah pinang dan efek sampingnya

Manfaat buah pinang dan efek sampingnya – Buah pinang muda atau buah dari tanaman pinang ini sering kita jumpai di sekitar kita. Baik untuk tanaman hias maupun untuk tanaman ekspor dan impor.

Manfaat buah pinang sudah dikenal masyarakat di berbagai negara termasuk Indonesia yang telah menggunakan dan mengkonsumsinya sejak zaman dahulu. Pinang termasuk ke dalam pohon palem. Kebanyakan orang menggunakan biji buah pinang ini.

Pinang muda dikenal sebagai obat herbal di kalangan sebagian masyarakat Indonesia. Umumnya buah pinang bisa dimakan langsung dengan buah pinang yang dicampur dengan daun sirih dan tembakau atau bisa juga dibuat sari buah, jus atau direbus saja.

Di zaman modern ini, pinang juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan industri, sebagai bahan baku tincture kulit. Dalam bidang kesehatan, pinang dapat digunakan sebagai obat eksim, analgesik, antiparasit, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Begini Proses Pengolahan Air Asin yang Jarang Orang Ketahui

Manfaat Buah Pinang dan Efek Sampingnya

1.Buah pinang dapat dimanfaatkan sebagai obat cacing

Karena buah pinang mengandung anthelmintik atau bersifat peluruh cacing dan astringens untuk mengecilkan selaput lendir. Sifat cacingan dimanfaatkan masyarakat untuk menyembuhkan cacingan.

Caranya: Ambil buah pinang yang belum tua, potong menjadi empat bagian. Kemudian ambil bagian jahe yang dipotong sekitar setengah jari rimpang. Ambil kunyit dan potong rimpang menjadi dua. Rebus ketiga bahan tersebut dalam beberapa menit, dinginkan dan saring. Minumlah air campuran buah pinang untuk mengobati cacing kremi.

2.Buah pinang berkhasiat untuk menguatkan gigi dan gusi

Pada zaman dahulu, buah pinang dikonsumsi langsung atau biasa disebut “nyirih” karena buah pinang dipercaya dapat menguatkan gigi. Buah pinang juga mengandung antibakteri yang menyebabkan kerusakan pada gusi gigi.

Begini caranya: Ambil beberapa buah pinang, potong menjadi beberapa bagian, lalu langsung makan irisannya. Dapat dicampur dengan jeruk nipis dan daun sirih untuk menambah kelezatan dan mengurangi rasa pahit.

3.Buah pinang dipercaya untuk menambah stamina pira maupun wanita

Buah pinang mengandung senyawa alkohol. Senyawa ini dipercaya bisa melepaskan adrenalin, hormon yang diproduksi saat seseorang mengalami pengalaman emosional yang luar biasa. Adrenalin meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh, terutama di otot. Adrenalin yang dihasilkan buah pinang juga bisa membuat Anda merasa nyaman.

Caranya: Ambil buah pinang, hancurkan dan rebus dalam dua gelas air. Tunggu hingga rebusannya tinggal satu gelas. Saring air rebusan dan biarkan dingin. Ramuan Sirih Penambah Energi siap dihidangkan.

4.Dapat juga digunakan sebagai pereda nyeri

Zat lain dalam buah pinang adalah zat psikoaktif, yang dipercaya dapat mempengaruhi fungsi otak dan menyebabkan perubahan pikiran, perilaku, atau perasaan. Meski penelitian ini masih dalam proses pengembangan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Caranya: Ambil beberapa lembar daun pinang dan beberapa biji buah pinang. Tumbuk daun dan buah pinang. Setelah itu kompreskan ke bagian tubuh yang sakit.

5.Dapat juga digunakan sebagai obat difteri

Caranya: Siapkan dua buah pinang dan potong-potong, kemudian rebus buah pinang dalam dua gelas air. Tunggu hingga menjadi sekitar 1 ½ cangkir. Tambahkan satu sendok makan madu agar air rebusan tidak terlalu pedas dan asam, minum selagi hangat untuk menyembuhkan difteri.

Banyak manfaat didapatkan jika mengolah buah pinang dengan benar. Namun, kita tetap harus waspada karena buah pinang juga mempunyai efek samping jika dikonsumsi dengan dosis yang tidak tepat dan berlebihan dalam penggunaannya. Berikut ini efek samping dari buah pinang.

1.Menjadi Penyebab Radang Mulut

Kebiasaan mengunyah buah pinang bisa menyebabkan radang mulut. Hal tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah pada rongga mulut, seperti pembentukan jaringan parut pada rongga mulut dan meningkatkan risiko terjadinya kanker rongga mulut.

2.Dapat Menyebabkan Gangguan Saraf dan Otak

Buah pinang mengandung stimulan alami. Zat ini dapat merangsang fungsi otak dan aktivitas saraf. Namun jika dikonsumsi dalam waktu lama, buah pinang akan mengganggu saraf dan aktivitas otak.

Bahkan mengonsumsi buah pinang terlalu banyak dapat menyebabkan halusinasi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi buah pinang dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan jiwa.

3. Meningkatkan Resiko Kanker Rongga Mulut

Seperti yang kita ketahui bersama, buah pinang mengandung karsinogen yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan lama pinang saat mengunyah pinang (nyirih) meningkatkan risiko kanker mulut, kanker esofagus, dan kanker tenggorokan.

4.Membahayakan Kehamilan dan Janin

Selama ini pinang belum terbukti aman untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Faktanya, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa buah pinang dapat menyebabkan masalah pada kehamilan, seperti berat badan janin yang rendah.

Secara umum pinang masih dianggap sebagai suplemen herbal atau makanan kesehatan. Namun, tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan atau dalam waktu yang lama, karena buah ini belum terbukti sepenuhnya aman untuk kesehatan.

Meski jarang, buah pinang juga bisa menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Reaksi tersebut bisa menimbulkan gejala gatal, mual, diare, dan sesak napas. Jika Anda mengalami reaksi alergi setelah makan buah pinang, segera dapatkan bantuan medis.

Jangan sampai terlewatkan artikel menarik lainnya khusus untuk anda Begini Inovasi Cara Pembuatan Kopra Putih yang Terkini

Related Posts