Home Uncategorized Manfaat Sabut Kelapa Untuk Pertanian

Manfaat Sabut Kelapa Untuk Pertanian

by Happy Puspa

Manfaat Sabut Kelapa Untuk Pertanian

Manfaat sabut kelapa untuk pertanian. Sabut kelapa atau yang diketahui merupakan bagian selimut atau pelindung dari buah kelapa yang berupa serat serat kasar. Ketebalan sabut kelapa berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, tergantung dari jenis kelapa itu sendiri

Pada umumnya, sabut kelapa yang digunakan adalah kelapa tua. Dikarenakan memiliki sabut yang tebal dan lebih kokoh, alasan kenapa dapat diolah yaitu karena adanya kandungan serat sabut dan serbuk sabut, Kedua kandungan itulah yang menjadi bahan kerajinan dari sabut kelapa paling utama.

Manfaat Sabut Kelapa

manfaat sabut kelapa untuk pertanian

Setelah kelapa dan airnya digunakan, biasanya sabut kelapa akan dibuang, akan tetapi bagi orang-orang yang mengetahui manfaat dari sabut kelapa dari pohon kelapa yang pasti akan memanfaatkannya dengan baik.

Pemanfaatan

1) Berfungsi Sebagai Pupuk Organik

Perlu diketahui bahwa sabut kelapa memiliki kandungan mineral dan unsur hara yang tinggi, sehingga sangat bagus untuk pupuk tanaman. Dengan kedua kandungan yang penting tersebut, sabut kelapa bisa membantu dalam pertumbuhan tanaman.

Serabut kelapa juga dipercaya dapat menyimpan 60% kandungan air dibandingkan dengan pupuk lainnya. Ini sangat cocok bagi kamu yang bercocok tanam di daerah dengan curah hujan rendah atau sedang dilanda kekeringan.

2) Menetralkan Bau Semen

Pembuatan kolam ikan terkadang meninggalkan bau semen dan mengganggu kehidupan para ikan. Tidak jarang pula ikan yang ditempatkan di kolam tersebut menjadi mati dan gelisah. Di sinilah pentingnya peran sabut kelapa untuk menghilangkan bau tersebut.

Adapun yang digunakan di sini adalah bagian gabus kerajinan dari sabut kelapa yang sudah dipisah sebelumnya. Cara penggunaannya juga mudah, tinggal mencampurkan gabus bubu dengan daun yang mudah membusuk.

Taburkan kedua bahan campuran tadi ke dalam kolam secara merata dan biarkan dalam waktu 1-2 minggu. Air kolam yang tadinya jernih akan berubah warna menjadi kehijauan ataupun kecoklatan. Perubahan warna pada air kolam menandakan bahwa kolam sudah terbebas dari bau semen.

3) Menahan Erosi Pada Tebing

Tanah yang berada di tebing biasanya mengalami erosi karena daya cengkram yang lemah. Sabut kelapa bisa dimanfaatkan untuk mencegah ataupun menahan terjadinya erosi pada tebing. Dalam hal ini sabut kelapa dibuat menjadi cocomest atau yang lebih dikenal sebagai jaring-jaring.

Cocomesh menjadi salah satu produk kerajinan dari sabut kelapa yang umumnya ditemukan dalam bentuk tali serabut atau dibuat anyaman. Penggunaan cocomesh dipercaya dapat menghijaukan kembali lahan yang sudah terkena erosi.

4) Pengganti Kertas Yang Dibakar

Penggunaan kertas sebagai media pembakaran untuk menyalakan arang memang terkenal kurang efektif dan boros. Berbanding terbalik dengan sabut kelapa yang lebih efektif dalam membuat api untuk pembakaran arang.

Sabut kelapa terkenal akan serabut yang mudah terbakar dan dapat menghasilkan api yang lebih baik dibandingkan kertas.

Dari segi durasi waktu api bertahan juga lebih baik serabut kelapa. Penggunaannya tentu dapat mengurangi penggunaan kertas yang berlebihan

Manfaat Untuk Pertanian

1.   Menjadi Media Tanam

  • Umumnya, sabut kelapa kerap digunakan sebagai media tanam alternatif pada budidaya berbagai jenis tanaman, terlebih untuk hidroponik.
  • Bahan utama media tanam ini terbuat dari sekam atau tempurung buah kelapa yang diolah atau dihaluskan hingga menjadi butiran-butiran seperti serbuk kayu.
  • Tentunya, media tanam ini sangat baik untuk tanaman karena bisa mempertahankan kelembapan dan membuat tanaman tidak mudah layu.
  • Menetralkan Kadar pH pada Tanaman
  • Kemudian, sabut kelapa pun dapat menetralkan kadar pH dan menyimpan unsur hara yang diberikan oleh pemilik tanaman, lo.
  • Maka, tak heran bila sabut kelapa ini sangat bagus dipakai untuk Sahabat 99 yang gemar mengoleksi tanaman di rumah.

3. Menyuburkan Tanaman dalam Pot

Menurut ilmuwan dari University of Tennessee, meski memiliki banyak manfaat untuk tanaman, sabut kelapa juga dapat mengunci zat besi, magnesium, dan kalsium karena nilai tukar kationnya dan garam yang tinggi.

Kadar nutrisi dan garam harus selalu diperhatikan agar keseimbangan tetap terjaga.

Dengan begitu, sabut kelapa dinilai tidak cocok digunakan untuk penanaman pada tanah karena sebagian besar kandungannya akan hilang.

Akan tetapi, sabut kelapa bisa dijadikan sebagai penutup tanah karena dapat bantu mempertahankan kelembapan dan menekan pertumbuhan gulma.

4. Meningkatkan Drainase Tanah pada Tanaman

Selanjutnya, manfaat sabut kelapa lainnya adalah dapat meningkatkan drainase tanah pada tumbuhan sekaligus membantu mempertahankan kelembapan di tanah yang cepat kering.

Mengingat sabut terurai secara perlahan, maka sabut dapat membentuk kantong udara di dalam tanah yang memungkinkan kelembapan berlebih mengalir dari akar tanaman.

Nantinya, sabut akan menahan kelembapan sehingga drainase tidak terjadi terlalu cepat dan tanah tidak mengering sepenuhnya.

Sifat drainase dan retensi ganda ini bisa membuat sabut meningkatkan kelembapan di kedua tanah liat yang berat dan tempat tidur berpasir yang kering.

5. Meningkatkan Kualitas Tanah

Manfaat sabut kelapa terakhir adalah mampu meningkatkan kualitas tanah.

Pasalnya, sabut kelapa mengandung sedikit unsur hara sehingga tidak menambah mutu unsur hara tanah.

Sabut kelapa juga bekerja untuk meningkatkan kualitas tanah secara keseluruhan dari waktu ke waktu karena menambahkan bahan organik yang sangat dibutuhkan.

Perubahan sabut tahunan dapat menghasilkan tanah gembur yang merupakan kualitas tanah yang disukai untuk sebagian besar tanaman kebun.

Pemupukan lebih lanjut atau perubahan kompos diperlukan untuk tanaman yang banyak makan seperti sayuran dan beberapa bunga, tetapi kebanyakan herba mengembangkan rasa terbaiknya di tanah dengan nutrisi rendah.

Related Posts