Home Uncategorized Mengenal Apa Itu Biodiesel

Mengenal Apa Itu Biodiesel

by Happy Puspa

Biodiesel adalah bahan bakar alternatif yang dihasilkan berasal dari bahan alami yang terbarukan layaknya minyak nabati dan hewani. Secara definisi, biodiesel adalah senyawa metil-ester hasil berasal dari proses esterifikasi/transesterifikasi minyak nabati atau lemak hewani.

Karena punyai karakter fisis yang serupa bersama dengan minyak solar, biodiesel dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti untuk kendaraan bermesin diesel.

Biodiesel tidak punya kandungan bahan bakar minyak bumi dengan menggunkan pengukur bahan bakar Fill Rite Flow Meter, tadi dapat dicampur sesuai perbandingan tertentu. Biodiesel enteng digunakan, dapat diuraikan secara alami, dan tidak beracun.

DARI MANA ASAL BIODIESEL? APA BAHAN BAKU BIODIESEL?

Biodiesel dapat diproduksi bersama dengan bahan baku jarak pagar, sawit, randu, kelapa, kecipir, kelor, kusambi, nimba, saga utan, akar kepayang, gatep pait, kepoh, ketiau, nyamplung, randu alas, seminai, siur, tengkawang terindak, bidaro, bintaro, bulangan, cerakin, kampis, kemiri cina, nagasari, sirsak, srikaya serta potensi minyak nabati dan lemak hewani lain di Indonesia.

Bahan baku utama biodiesel yang digunakan di Indonesia yakni minyak sawit (CPO). Minyak sawit dipilih karena pembudidayaannya telah mapan dibuktikan bersama dengan posisi Indonesia sebagai produsen CPO terbesar nomor dua di dunia sementara ini.

Salah satu bahan baku potensial lainnya yakni jarak. jarak diakui potensial menggantikan minyak sawit karena tidak dapat dikonsumsi, dapat tumbuh di lahan kritis, dan juga punyai persentase minyak yang cukup tinggi sampai 30%

. Biodiesel juga dapat dibuat berasal dari minyak sawit bekas atau sering disebut minyak jelantah. Dengan mengfungsikan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel, kami juga dapat kurangi pencemaran lingkungan berasal dari limbah minyak tempat tinggal tangga.

UNTUK APA SAJA PENGGUNAAN BIODIESEL?

Biodiesel dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti solar untuk mesin diesel dan dapat digunakan sebagai minyak bakar. Sektor yang mengfungsikan biodiesel di antaranya sektor transportasi, industri, dan pembangkit listrik.

Proses pembuatan biodiesel dapat dilaksanakan bersama dengan 4 cara: transesterifikasi, esterifikasi, dan konversi enzimatis. Namun demikian, langkah yang paling lazim digunakan yakni transesterifikasi dan esterifikasi. transesterifikasi digunakan untuk bahan baku berwujud trigliserida (seperti minyak jelantah) dan esterifikasi untuk bahan baku berwujud asam lemak.


Proses transesterifikasi secara lazim adalah reaksi trigliserida bersama dengan alkohol bersama dengan pertolongan katalis supaya menghasilkan asam lemak metil ester dan gliserin. Asam lemak metil ester atau FAME (Fatty Acid Methyl Ester) inilah yang selanjutnya jadi biodiesel setelah dikeringkan dan difilter.

BERAPA PERBANDINGAN EMISI BIODIESEL DAN BAHAN BAKAR FOSIL ATAU SOLAR?

Penggunaan B30 (Solar bersama dengan takaran Biodiesel 30%) menunjukkan penurunan emisi kebanyakan CO 25.35%, NOx + THC 10.82%, Partikulat 42.02%, dan opasitas 23.5% dibandingkan bersama dengan emisi yang dihasilkan berasal dari penggunaan solar.

Kadar sulfur biodiesel lebih rendah dibandingkan bersama dengan solar sehingga takaran SOx pada pembuangan lebih rendah.

APAKAH BIODIESEL DAPAT LANGSUNG DIGUNAKAN PADA MESIN DIESEL BIASA?

Biodiesel siap digunakan oleh mesin diesel biasa bersama dengan sedikit atau tanpa penyesuaian. Penyesuaian diperlukan jikalau penyimpanan atau wadah biodiesel terbuat berasal dari bahan yang peka bersama dengan biodiesel seperti seal, gasket, dan perekat terlebih mobil lama dan yang terbuat berasal dari karet alam dan karet nitril.

APAKAH BIODIESEL DIGUNAKAN MURNI ATAU DICAMPUR DENGAN BAHAN BAKAR FOSIL?

Biodiesel bisa digunakan murni dan bisa termasuk dicampur bersama dengan solar.

APAKAH PENGGUNAAN BIODIESEL LEGAL DAN BERTERIMA?

Biodiesel sudah dianggap dan digunakan sebagai bahan bakar natural di Indonesia. sudah tersedia standar mutu biodiesel dan termasuk ketentuan yang sesuaikan perihal penggunaannya.

Standar mutu biodiesel dalam negeri di Indonesia ikuti SK Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi No. 100 K/10/DJE/2016 dan sudah diperbarui bersama dengan SK Dirjen EBTKE No. 189.K/10/DJE/2019
Penggunaan biodiesel dalam negeri diatur oleh ketentuan menteri ESDM nomor 12 tahun 2015 yang mewajibkan penggunaan biodiesel sedikitnya 20% untuk sektor Usaha Mikro, Usaha Perikanan, Usaha Pertanian, Transportasi, dan Pelayanan Umum (PSO), Transportasi Non PSO, serta Industri dan komersial. kala untuk sektor pembangkit listrik diwajibkan sedikitnya 25% berasal dari keperluan total.


APAKAH PERLU TEMPAT PENYIMPANAN KHUSUS UNTUK BIODIESEL?

Biodiesel mesti disimpan di wadah tertutup untuk menjauhkan kontak segera bersama dengan udara luar, air, dan sinar matahari untuk menjauhkan oksidasi.

Hindari pula daerah penyimpanan berasal dari bahan kuningan, perunggu, tembaga, timbal, timah, dan seng yang bisa mengoksidasi biodiesel. Sebaiknya mengfungsikan daerah penyimpanan berbahan alumunium, steel, fluorinated polyethylene, fluorinated polypropylene, teflon, nylon, dan viton yang tidak terbujuk oleh biodiesel.

Related Posts