Home Uncategorized Menggunakan Air Bersih Secara Bijak

Menggunakan Air Bersih Secara Bijak

by Happy Puspa

Ketika memasuki musim kemarau, kekurangan air bersih mengancam beberapa wilayah di Indonesia. Biasanya kekurangan air bersih terjadi akibat musim kemarau berkepanjangan sehingga mengakibatkan cadangan air makin lama tipis.

Menghadapi puncak musim kemarau yang diprediksi oleh BMKG pada bulan Agustus, pasti keberadaan air bersih terlampau dibutuhkan. Menggunakan air bersih secara irit dengan menggunakan water meter amico dan bijak menjadi langkah yang jitu di dalam menghadapi musim kemarau.

Meskipun air adalah sumber daya yang terbarukan, untuk air bersih ternyata sumber daya ini tidak dapat diperbarui. Keberadaan air bersih yang terus berkurang tiap tahun, kelanjutannya perlu mengakibatkan kita ekstra waspada akan stok atau persediaannya.

Berikut ini adalah tips untuk menghemat air bersih di rumah yang bersumber dari PDAM Tirta Benteng dan sumber lainnya:

Mengurangi Siraman

Cara pertama untuk dapat melaksanakan penghematan air adalah bersama mengurangi siraman pada beberapa kegiatan yang sebenarnya memanfaatkan teknik menyiram.

Beberapa kegiatan penyiraman air yang biasa dikerjakan manusia adalah membasuh kendaraan, menyiram tanaman dan halaman, atau menyiram toilet duduk. Dalam kegiatan ini, Anda tidak boleh memanfaatkan air secara berlebihan. Gunakan air pada teknik penyiraman ini bersama sebaik-baiknya cocok kepentingan demi penghematan.

Mematikan Keran Air

Salah satu hal yang sering mengakibatkan sumber daya air banyak terbuang percuma adalah lupa mematikan keran air. Saat keran terbuka dan mengeluarkan air, maka akan terjadi pemborosan air. Air yang isikan daerah penampungan yang telah penuh akan mengakibatkan air bersih terbuang sia-sia.

Memantau pemakaian air

Jika Anda adalah tidak benar satu orang yang ingin menghemat air bersama baik, Anda perlu melaksanakan pemantauan pada pemakaian air di rumah.

Tanpa adanya pemantauan air, maka di rumah dapat terjadi air keran yang meluber di kamar mandi atau di bak penampungan. Tanpa adanya pemantauan air bersih yang selayaknya dapat dikendalikan sebenarnya dapat saja kemudian sumber daya ini menjadi terbuang dan habis.

Menutup Penampung Air

Jika anda merupakan pengguna penampungan air portable seperti ember dan sejenisnya, tutuplah penampung air berikut sehingga tidak kotor karena debu dan benda jatuhan lainya. Sehingga air bersih berikut senantiasa dapat digunakan tanpa cemaran dari lingkungan sekitar.

Related Posts