Home Uncategorized Modal Usaha Mie Ayam Rumahan

Modal Usaha Mie Ayam Rumahan

by Happy Puspa

Hai readers dimanapun kamu berada. Sudah tidak asing lagi bukan dengan menu mie ayam yang dapat menggugah selera. Nah tapi kira-kira udah tau belum nih modal usaha mie ayam rumahan itu kayak gimana aja sih ya, cuss simak ulasan berikut ini.

Usaha mie ayam dapat dikatakan juga sebagai usaha kuliner yang paling menguntungkan.dibandingkan dengan usaha lainnya. Tak heran bila saat ini banyak orang yang mulai mencoba bisnis mie ayam ini baik untuk mendapatkan penghasilan tambahan maupun dijadikan sebagai penghasilan utama. Nah mari kita bahas satu persatu.

Tips Usaha Memulai Usaha Mie Ayam

Dalam rangka membuka usaha mie ayam, tentunya ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan sebelumnya. Salah satunya juga Modal Usaha Mie Ayam Rumahan. Meski terbilang mudah, usaha maupun bisnis mie ayam ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan di sini antara lain adalah mengenai bahan, target pasar, strategi promosi, sampai dengan bagaimana caranya kamu mempertahankan cita rasa mie ayam tersebut agar bisa tetap digemari oleh para konsumen.

1.Menggunakan Bahan yang Berkualitas

Kunci utama dari suksesnya bisnis mie ayam yang berkualitas yang pertama adalah bahan baku yang digunakan. Kamu bisa menggunakan bahan baku dengan kualitas terbaik dan kualitas premium. Selain membuat cita rasanya menjadi lebih lezat, bahan baku berkualitas juga dapat menjamin kesehatan bagi para konsumen.

Bayangkan saja bila bahan yang akan kamu gunakan memiliki kualitas yang kurang baik maka dapat mengganggu kesehatan bagi para konsumen mie ayam kamu. Misalnya saja bila bahan tersebut kurang baik bisa menyebabkan para konsumen yang memakan mie ayam kamu akan menjadi sakit perut.

2. Siapa Target Pasarnya

Kemudian, kamu juga perlu untuk menentukan siapa target pasar yang akan membeli dari usaha mie ayam kamu. Misalnya saja target tersebut adalah untuk mahasiswa, ibu rumah tangga, orang yang bekerja dan lain sebagainya.

Pada saat menentukan target pasarnya, pastikan pula harga yang akan kamu pasarkan nantinya. Jangan sampai harga tersebut terlalu tinggi agar tidak membebani target pasar kamu, sehingga bisa membuat bisnis mie ayam kamu menjadi tidak ramai.

Atau harga yang terlalu rendah, sebab harga yang terlalu rendah bisa saja membuat kamu menjadi tidak balik modal. Jadi, pastikan harga tersebut sudah sesuai dengan perhitungan yang matang.

3. Lokasi Usaha Mie Ayam

Selain menentukan target pasarnya, hal kedua yang wajib kkamu perhatikan lainnya adalah memilih lokasi usaha yang tepat. Memilih lokasi ini bisa menentukan ramai atau tidaknya bisnis mie ayam yang akan kamu rintis nantinya. Kamu bisa memilih lokasi yang ramai dan menjadi tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat.

Misalnya salah satu tempat tersebut dekat dengan kampus, dekat dengan perkantoran, dan sebagainya. Bila usaha kamu telah memiliki nama, tak ada salahnya untuk menyewa tempat atau gerai yang ada di pusat kuliner maupun di mal. Namun, pastikan dahulu modal yang kamu pegang. Sebab, menyewa di tempat yang strategis tersebut tentunya tidak murah readers.

4. Pertahankan Cita Rasa Mie Ayam

Setelah faktor di atas sudah kamu tentukan, maka kamu pun wajib mempertahankan cita rasa dari mie ayam yang akan kamu jual. Usahakan mie ayam tersebut memiliki ciri khas tersendiri dan berbeda dari mie ayam yang lain.

Setelah itu, lakukanlah inovasi baru untuk setiap menu yang akan kamu tawarkan. Tujuannya adalah tidak lain hanya untuk bisa menarik minat dari konsumen. Dalam hal ini berlaku untuk konsumen baru yang belum pernah membeli mie ayam kamu ya.

5. Strategi Promosi yang Eefektif

Dalam usaha apapun, strategi pemasaran maupun promosisangat penting untuk dilakukan, termasuk usaha mie ayam. Kamu bisa memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan usaha mie ayam milik kamu.

Lalu, untuk menarik calon konsumen bisa dengan kamu mengggunakan promosi lainnya. Misalnya saja potongan harga untuk beberapa pembeli pertama selama beberapa hari setelah kamu membuka usaha ini.

Modal untuk Usaha Mie Ayam

Setelah kamu sudah mengetahui keuntungan dan hal apa saja yang dibutuhkan untuk memulai, kini saatnya untuk mengetahui kira-kira berapa jumlah modal yang akan kamu butuhkan. Di sini modal dibedakan menjadi dua jenis, yaitu modal untuk perlengkapan bisnis mie ayam dan juga modal untuk pembelian bahan bakunya. Untuk lebih rinci, kamu bisa simak di bawah ini perhitungannya.

Modal untuk Perlengkapan

Adapun yang dimaksud dengan kata perlengkapan di sini adalah semua peralatan maupun perlengkapan yang dibutuhkan untuk operasional nya usaha mie ayam tersebut. Berikut ini diantarannya kira-kira untuk estimasi yang dibutuhkan.

PerlengkapanJumlahEstimasi Biaya
Panci1 UnitRp250,000
Gerobak1 UnitRp3,500,000
Sendok dan Garpu120 unit masing-masing (@ Rp2,000)Rp100,000
Sumpit Plastik75 pasang dengan harga @ Rp2,500Rp187,500
Mangkuk50 buah @ Rp14,000Rp700,000
Gas Elpiji 12 Kg2 buah @Rp550,000Rp1,100,000
Meja10 unit dengan harga Rp350,000Rp3,500,000
Kursi50 unit seharga Rp20,000Rp1,000,000
Gelas60 unit seharga Rp7,000Rp,420,000
TotalRp10,757,500

Modal Bahan Baku Untuk Setiap Bulan

Jenis modal yang selanjutnya dalam usaha mie ayam adalah mengenai bahan bakunya. Ada beberapa bahan baku yang wajib ada dan perlu kamu perhatikan dengan baik. Terlebih bila pertama kali kamu memulai bisnis mie ayam ini. Berikut ini beberapa di antaranya yang perlu kamu perhatikan.

Nama BahanJumlahEstimasi Biaya
Daging Ayam3 kgRp150,000
Mie5 kgRp150,000
Minyak Goreng1 literRp20,000
Kecap1 literRp50,000
Penyedap Rasa100 gramRp10,000
Pangsit1 bungkusRp100,000
Daun Bawang10 ikatRp50,000
Sawi10 ikatRp70,000
Bakso250 bijiRp250,000
Saos1 botolRp100,000
Cabe1 kgRp45,000
TotalRp995,000

Estimasi modal di atas dihitung dengan asumsi bila 1 kilogram mie dapat menghasilkan sekitar 12 porsi. Berarti dalam sehari, kamu bisa membuat sampai sekitar 60 porsi. Selain itu, jangan lupakan pula aspek modal lainnya seperti untuk sewa tempat, listrik per bulannya, sampai dengan estimasi gaji bagi karyawan kamu untuk satu bulan bila diperlukan.

Untuk catatan saja, modal tersebut bisa saja berubah sewaktu-waktu menyesuaikan dengan harga bahan pokok yang ada di pasaran, tarif listrik, maupun tarif sewa tempat di daerah.

Potensi Keuntungan Usaha Mie Ayam

Kini, setelah kamu sudah bisa mengetahui modal awal lalu berapakah potensi keuntungan dari usaha mie ayam yang kamu jalani ini? Anggap saja untuk satu porsi mie ayam tersebut dihargai sekitar Rp15,000, dengan perkiraan laku sekitar 10 mangkok per hari karena usaha kamu masih baru, maka omzet penjualan dalam satu bulan adalah sekitar :

Rp15,000 x 10 x 25 hari buka untuk setiap bulannya = Rp3,750,000

Lalu, untuk pendapatan bersih yang bisa akan kamu peroleh yakni:

Rp3,750,000 (berasal dari pemasukan) – Rp995,000 (berasal dari pembelian bahan) = Rp2,775,000

Biaya pendapatan bersih tersebut juga perlu kamu kurangi dengan biaya listrik, sewa tempat, dan biaya tak terduga lainnya, seperti yang sudah dikatakan tadi.

Baca Juga : Franchise Mie Ayam

Nah itu tadi readers untuk modal untuk usaha mie ayam rumahan yang dapat kamu coba ya. Semoga berhasil dan selamat mencoba.

Related Posts