Home Uncategorized Panduan Lengkap Tentang SIUJK

Panduan Lengkap Tentang SIUJK

by Happy Puspa

Seperti yang kita paham bahwa sebelum akan terkena imbas akibat dilanda pandemi Covid-19 di tahun 2020, perkembangan ekonomi Indonesia pada mulanya terlihat cukup menjanjikan.

Salah satu sektor yang pertumbuhannya meningkat bersama dengan pesat adalah sektor konstruksi yang kenaikanya meraih 0,72 persen. Bila dikonversi ke di dalam Rupiah, sektor ini telah memberikan nilai kontribusi sebesar Rp 367, 8 Triliun atau kurang lebih 10,49 persen berasal dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Pertanda lain bahwa sektor konstruksi sedang mengalami peningkatan adalah bersama dengan memandang kuantitas konsultan besar yang menggeluti bidang ini.

Data yang didapat berasal dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) menunjukan bahwa terdapat 405 badan bisnis di tahun 2018, yang bermakna perkembangan biasanya nya ialah 16,82% berasal dari tahun 2015-2018.

Selain itu, perkembangan tahunan untuk konsultan kecil dan menengah terhitung mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Data menunjukan bahwa terhadap tahun 2015 cuma terdapat 6390 konsultan, dan meningkat bersama dengan pesat menjadi 8210 konsultan di tahun 2018. Ini bermakna konsultan kecil dan menengah bertumbuh tiap-tiap ialah berasal dari 5,96% dan 6,49%.

Dengan perkembangan yang pesat di sektor konstruksi, banyak pengusaha yang terhitung menghendaki memulai bisnisnya di sektor tersebut. Namun banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum akan memulai bisnis di bidang ini, tidak benar satu yang paling utama adalah tentang SIUJK.

Ini adalah izin paling utama bagi setiap perusahaan yang kegiatan usahanya meliputi jasa pelaksana konstruksi, jasa perencana konstruksi, dan terhitung jasa pengawas konstruksi. Berikut kita telah rangkum sebagian hal yang perlu diketahui tentang SIUJK.

Apa Itu SIUJK

SIUJK adalah sebuah singkatan berasal dari Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi yang perlu dimiliki oleh setiap pelaku bisnis di sektor konstruksi. SIUJK ini menandakan bahwa perusahaan kita telah layak dan dianggap sanggup untuk mengerjakan proyek yang cocok bersama dengan kualifikasi perusahaan nya.

Perlu diketahui, bahwa kualifikasi ini sengaja dibikin agar tidak terjadi kesalahan di dalam Anggaran Dasar Perusahaan (ADP). Maka berasal dari itu LPJK telah membagi kualifikasi perusahaan agar cocok bersama dengan kualifikasi proyek, yaitu :

K1, K2, K3
M1, M2
B1, B2


Untuk kualifikasi K1, K2 perusahaan perlu telah berupa CV, namun untuk K3, M1, M2, B1, dan B2 perlu telah berupa PT. Sedangkan untuk Penanaman Modal Asing (PMA) perlu langsung masuk ke kualifikasi B2.

Jenis Jenis SIUJK

Sesuai bersama dengan ketetapan pemerintah, pas ini terdapat tiga jenis IUJK yang cocok bersama dengan bentuk BUJK yang telah ada. Berikut adalah perbedaan antara ketiga jenis tersebut :

IUJK Nasional

IUJK ini digunakan untuk melakukan bisnis atau jasa di bidang konstruksi. Sertifikasi ini dikeluarkan oleh pemerintah Kabupaten atau Kota yang cocok bersama dengan domisili.

IUJK PMA

IUJK ini digunakan untuk para BUJK PMA untuk melakukan jasa konstruksi di Indonesia. Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

IUJK BUJKA

Izin perwakilan yang diberikan oleh pemerintah untuk melakukan kegiatan jasa konstruksi di Indonesia. Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjan Umum.

Persyaratan SIUJK

Untuk memicu Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi, diperlukan sebagian syarat-syarat yang perlu dilengkapi lebih-lebih dahulu, yaitu :

-Formulir permohonan bersama dengan materai Rp. 6.000,-.
-FC KTP.
-Surat Keterangan Tempat Usaha/Domisili Perusahaan.
-FC Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
-FC PKP (Pengusaha Kena Pajak).
-Rekomendasi berasal dari Kepala Desa/Lurah
-Denah Lokasi (Layout Plan)
-FC Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
-Pas Photo 3 x 4 = 2 lembar
-Dokumen lingkungan (Amdal/UKL-UPL/SPPL)
-FC bukti pembayaran PBB
-FC sertifikat tanah
-Data layanan peralatan yang dimiliki.
-FC Izin Peruntukan Penggunaan Tanah ( IPPT )
-Sertifikat Badan Usaha (SBU).
-Permohonan Nomor Tenaga Teknik (NKTT).
-FC Izin SIUJK lama (apabila perpanjang)
-Tahapan Dan Proses Pembuatan SIUJK


Secara garis besar untuk memicu SIUJK dapat meliputi 4 tahapan atau sistem yang telah kita rangkum dibawah ini :

-Sertifikasi Tenaga Ahli (SKA) atau Sertifikasi Tenaga Terampil (SKT)
-Perbedaan yang mencolok antara Tenaga Ahli bersama dengan Tenaga Terampil adalah perbedaan keahlian yang dituju. Tenaga Ahli lebih condong ke arah teori dan intelektualitas, namun Tenaga Terampil lebih condong ke arah praktek dan skill. Tambahan yang diperlukan untuk sertifikasi Tenaga Ahli adalah dokumen perihal manajerial. Sedangkan di dalam sertifikasi Tenaga Terampil, tidak diperlukan dokumen tambahan apapun. Peraturan tentang hal ini sanggup dicermati di LPJK nomor 5 dan 6 tahun 2017 tentang SKA dan SKT.

Persyaratan untuk SKA/SKT

-S1 Teknik dan Pertanian
-Mengisi Formulir Keanggotaan
-FC Ijazah S1
-Fotocopy KTP
-PC 3×4 4 Lembar
-NPWP


Tahapan yang diikuti dapat meliputi training, dan interview, dan sanggup memakan pas kurang lebih satu bulan. Setelah dinyatakan lulus, asosiasi dapat mendaftarkan Tenaga Ahli di LPJK, barulah setelah itu LPJK dapat mengesahkan SKA/SK.

Sertifikasi Badan Usaha (SBU)

Anda baru sanggup mendapatkan SBU setelah kamu mempunyai SKA dan terhitung terdaftar menjadi tidak benar satu bagian asosiasi yang terakreditasi di LPJK. Sertifikat Badan Usaha ini berguna sebagai bukti pengakuan kualifikasi atas kapabilitas badan bisnis Jasa Konstruksi dan terhitung hasil penyetaraan kapabilitas badan bisnis Jasa Konstruksi asing.

Pengurusan sertifikat ini ditunaikan di LPJK dan cuma berlaku jika perusahaan telah berupa badan usaha. Jika tetap berupa perorangan, maka izin yang dibikin adalah TDUP (Tanda Daftar Usaha Perorangan).

Syarat untuk pengajuan Sertifikasi Badan Usaha meliputi :

-Akte Pendirian Usaha (PT atau CV)
-SK Menteri Hukum dan HAM (Pengesahan)
-Surat Domisili Usaha
-Nomor Pokok Wajib Perusahaan (NPWP)
-Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
-Nomor Induk Berusaha (NIB)
-Pengusaha Kena Pajak (PKP)
-Neraca laporan keuangan perusahaan
-Surat Keterangan Keterampilan (SKT) atau Surat Keterangan Keahlian (SKA)
-Kartu Anggota Asosiasi (KTA)
-KTP Pengurus Perusahaan
-KK penanggung jawab perusahaan
-Pas Foto 4×6 4 lembar
-Struktur perusahaan


SBU perlu dimiliki oleh setiap pelaku bisnis di sektor konstruksi berdasarkan Pasal 30 UU Jasa Konstruksi. Pengurusan SBU ini sanggup dapat di sistem kurang lebih 1 bulan bergantung banyaknya SBU yang diproses di LPJK.

Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)

Setelah mendapatkan SKA, dan SIUJK SBU barulah kamu sanggup mengajukan pembuatan SIUJK. Jika perusahaan telah memenuhi semua syarat-syarat sistem pembuatan SIUJK dapat memerlukan pas maksimal 4-6 minggu, dan sistem dapat lebih cepat ulang andaikan kamu mempunyai notaris.

Syarat untuk pengajuan Sertifikasi Badan Usaha meliputi :

-Akte Pendirian Usaha (PT atau CV)
-SK Menteri Hukum dan HAM (Pengesahan)
-Surat Keterangan Domisili Usaha
-Nomor Pokok Wajib Perusahaan (NPWP)
-Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
-Nomor Induk Berusaha (NIB)
-Pengusaha Kena Pajak (PKP)
-Surat Keterangan Keterampilan (SKT)/ Surat Keterangan Keahlian (SKA)
-Sertifikasi Badan Usaha (SBU)
-KTP Pengurus Perusahaan
-Pas Foto 4×6 2 lembar


Jika perusahaan jasa konstruksi telah mempunyai SIUJK makan perusahaan lebih enteng mengikuti tender proyek konstruksi di beragam bidang seperti: sipil, mekanik, elektrik, renovasi bangunan (bangunan pemerintah maupun non-pemerintah) dan bidang tata lingkungan.

Waktu Penyelesaian Dan Biaya Pembuatan SIUJK
Untuk paham lebih lanjut tentang pas penyelesaian dan biaya pembuatan berasal dari Izin SIUJK, kamu sanggup pakai jasa pengurusan SIUJK. Semua sistem dapat ditunaikan bersama dengan cepat oleh team profesional kita agar kamu sanggup bersama dengan cepat mempunyai jasa konstruksi yang kredibel, dan valid.

Related Posts