Home Uncategorized Peluang Usaha Abon Ikan

Peluang Usaha Abon Ikan

by Happy Puspa

Peluang usaha abon ikan – Peluang usaha abon ikan merupakan sebuah pengolahan jenis ikan segar dengan cara dijadikan abon untuk lauk pauk pendamping nasi. Ikan yang biasanya dijadikan abon misalnya ikan gabus, kakap, tuna, cakalan, dan masih banyak lagi.

Peluang usaha ini hampir sama dengan peluang usaha abon ayam hanya saja cara mengolahnya dan bumbu nya yang berbeda.

Sebenarnya Potensi dalam peluang usaha abon ikan sangat besar mengingat abon ikan masih belum banyak yang mengelola dan kebutuhan konsumen banyak. Jadi besar kemungkinan akan mendapatkan keuntungan banyak. Namun perlu Anda ketahui ada hal penting sebelum memulai usaha ini.

Hal Penting Sebelum Memulai Peluang Usaha Abon Ikan

1. Bahan Baku Ikan

Yang pertama yaitu pemilihan jenis bahan baku untuk abon ikan, pilihlah ikan yang memiliki rasa gurih dan bertekstur gurih. Contohnya ikan tuna, gabus, kakap, dan lain lain.

2. Perhatikan Kemasan

Jika abon ikan sudah matang, langkah selanjutnya Anda haru mengemas nya ke dalam wadah. Kemas lah produk Anda dengan semenarik mungkin supaya konsumen tertarik membeli. Kemasan selalu memiliki peran penting dalam usaha.

3. Menentukan harga

Yang terakhir yaitu menentukan harga abon ikan yang akan dijual. Anda bisa mengambil harga dibawah pasaran untuk menggaet banyak komsumen tapi tetap dengan memperhatikan minimalisir kerugian. Jika sudah memiliki banyak pelanggan Anda bisa menaikkan sedikit demi sedikit harga abon ikan.

4. Resep Abon Ikan

Yang terakhir yaitu jika sudah memiliki bahan baku Anda harus mengetahui resep mengolah abon ikan supaya enak dan tidak bau amis.

Cara Mengolah Abon Ikan

1. Bahan Bahan

  1. Daging ikan secukupnya
  2. Santan kental – 500 ml
  3. Daun jeruk – 4 lembar
  4. Daun salam – 4 lembar
  5. Garam – 3 sdm
  6. Gula – 3 sdm
  7. Air, untuk merebus – 1 liter

2.Bumbu Halus

  1. Bawang putih – 7 siung
  2. Bawang merah – 15 siung
  3. Cabai rawit – 100 gram
  4. Cabai keriting kering – 100 gram
  5. Jahe – 5 cm
  6. Lengkuas – 5 cm
  7. Serai, ambil bagian putihnya – 2 batang
  8. Kunyit – 2 cm
  9. Merica – 1/2 sdt
  10. Ketumbar – 1/2 sdt

3. Langkah Langkah

  1. Dalam panci, tuang air lalu rebus daging ikan. Biarkan hingga air mendidih dan ikan matang. Angkat dan tiriskan ikan. Air yang direbus kemudian disaring untuk dijadikan kaldu ikan, lalu tiriskan.
  2. Suwir-suwir daging ikan. Sisihkan.
  3. Dalam panci, tuang kaldu ikan. Kemudian masukkan bahan bahan abon ikan. Aduk rata lalu masak hingga mendidih.
  4. Masukkan suwiran daging ikan. Sambil di aduk aduk hingga mengering.
  5. Bumbui dengan garam dan gula. Gunakan api yang kecil dan jangan lupa selalu di aduk hingga daging ikan mengering sepeti abon.
  6. Abon ikan sudah matang dan siap di sajikan.

Analisa Usaha Abon Ikan

1. Asumsi

Selama masa penggunaan

  1. Etalase selama waktu 5 tahun.
  2. Tabung gas beserta kompor selama waktu 6 tahun.
  3. Wajan selama waktu 5 tahun.
  4. Penggoreng selama waktu 4 tahun.
  5. Wadah selama waktu 4 tahun.
  6. Cobek selama waktu 5  tahun.
  7. Mesin pembuat abon ikan selama waktu 15 tahun.
  8. Serbet selama waktu setengah tahun.
  9. Piring selama waktu 4 tahun.
  10. Sendok selama waktu 5 tahun.
  11. Garpu selama waktu 5 tahun.
  12. Pisau selama waktu 2 tahun.
  13. Telenan selama waktu 3 tahun.
  14. Baskom selama waktu 3 tahun.
  15. Nampan selama waktu 5 tahun.
  16. Meja dan kursi selama waktu 8 tahun.
  17. Peralatan tambahan selama waktu 1 tahun.

2. Investasi

PeralatanHarga 
 Etalase atau gerobak Rp.1,200,000
 Kompor dan gas Rp.390,000
 Wajan Rp.90,000
 Penggoreng Rp.35,000
 Wadah Rp.40,000
 Cobek Rp.60,000
 Mesin pembuat abon ikan Rp.5,000,000
 Serbet Rp.40,000
 Piring Rp.230,000
 Sendok Rp.70,000
 Garpu Rp.70,000
 Pisau Rp.50,000
 Telenan Rp.39,000
 Baskom Rp.28,000
 Nampan Rp.45,000
 Timba Rp.40,000
 Meja dan Kursi Rp.1,100,000
 Peralatan tambahan Rp.50,000
 Jumlah Investasi Rp.8,577,000

 3. Biaya Operasional per Bulan

Biaya Tetap
Penyusutan tiap barang
 Etalase 1/30 x Rp. 1.200.000 Rp.40,000
 Kompor dan gas 1/30 x Rp. 390.000 Rp.13,000
 Wajan 1/30 x Rp. 90.000 Rp.3,000
 Penggoreng 1/30 x Rp. 35.000 Rp.1,167
 Wadah 1/30 x Rp. 40.000 Rp.1,333
 Cobek 1/30 x Rp. 60.000 Rp.2,000
 Mesin pembuat abon ikan 1/30 x Rp. 5.000.000 Rp.166,667
 Serbet 1/30 x Rp. 40.000 Rp.1,333
 Piring 1/30 x Rp. 230.000 Rp.7,667
 Sendok 1/30 x Rp. 70.000 Rp.2,333
 Garpu 1/30 x Rp. 70.000 Rp.2,333
Pisau 1/30 x Rp. 50.000 Rp.1,667
 Telenan 1/30 x Rp. 39.000 Rp.1,300
 Baskom 1/30 x Rp. 28.000 Rp.933
 Nampan 1/30 x Rp. 45.000 Rp.1,500
 Timba 1/30 x Rp. 40.000 Rp.1,333
 Meja dan kursi 1/30 x Rp. 1.100.000 Rp.36,667
 Alat tambahan 1/30 x Rp. 50.000 Rp.1,667
 Total Biaya Tetap Rp.285,900
Biaya Variabel
 Ikan Rp.250,000 x 30 = Rp.7,500,000
 Santan Rp.30,000 x 30 = Rp.900,000
 Minyak goreng Rp.30,000 x 30 = Rp.900,000
 Serai Rp.15,000 x 30 = Rp.450,000
 Jahe Rp.10,000 x 30 = Rp.300,000
 Daun jeruk Rp.5,000 x 30 = Rp.150,000
 Kunyit Rp.5,000 x 30 = Rp.150,000
 Bawang putih Rp.40,000 x 30 = Rp.1,200,000
 Bawang merah Rp.40,000 x 30 = Rp.1,200,000
 Ketumbar Rp.10,000 x 30 = Rp.300,000
 Garam Rp.5,000 x 30 = Rp.150,000
 Listrik Rp.13,000 x 30 = Rp.390,000
 Gas LPG Rp.24,000 x 30 = Rp.720,000
 Biaya Variabel Rp.14,310,000
Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel = Rp.14,595,900

4. Pendapatan Hasil Peluang Usaha Abon Ikan 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
40porsi xRp.20,000 = Rp.800,000
Rp.900,000 x30 hari = Rp.25,000,000
Keuntungan per Bulan
 Keuntungan    = Hasil Pendapatan – Banyaknya Biaya Operasional
 Rp.   25,000,000 –14,595,900 = Rp.10,404,100
Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan = Rp.8,577,000 :10,404,100 =1,2 bln

Related Posts