Home Uncategorized Peran Pemuda Dalam Manfaatkan Pandemi Kembangkan Ekonomi Syariah

Peran Pemuda Dalam Manfaatkan Pandemi Kembangkan Ekonomi Syariah

by Happy Puspa

Pandemi Covid-19 bisa dimanfaatkan demi bertumbuhnya ekonomi syariah. Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia, Arief Rosyid menjelaskan pandemi Covid-19 adalah sebuah momentum bagi pemuda Muslim di Tanah Air untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.


Hal ini bisa di mulai dari entrepreneur Muslim dikarenakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) merupakan tidak benar satu roda penggerak ekonomi. Terutama di masa pemulihan ekonomi nasional layaknya selagi ini.

Ia menggaungkan pentingnya kegunaan pemuda di dalam pertumbuhan ekonomi syariah. Tidak cuma sebagai pembeli tapi sebagai pelaku pasar.

“Sebagai umat, kami seringkali marah dikarenakan ekonomi dikuasai asing tapi selagi yang bersamaan, kami sendiri masih enggan untuk mengisi kursi-kursi di sektor ekonomi untuk memimpin dengan motivasi keberpihakan kepada umat.

Pria yang menjabat Ketua Komite Pemberdayaan dan Pembinaan Pelajar, Mahasiswa, dan Kepemudaan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ini mengajak para pemuda untuk bisa jadi entrepreneur Islam. Secara tegas ia mengimbau semua kader HMI maupun pemuda Muslim di Tanah Air pada kebanyakan untuk berani melangkah dan nampak sebagai tokoh ekonomi syariah lewat beragam kesempatan.

Menurutnya, sekarang ini jadi momentum yang sangat penting bagi para pemuda untuk mulai berkhayal langkah konkrit membajak ekonomi dengan yang berbasis syariah. Ia mengajak untuk merubah paradigma dan nyata-nyata berkhayal ekonomi keumatan.

“Inilah saatnya para pemuda bangkit dan mengisi ruang-ruang yang kosong,” katanya.

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani termasuk menjelaskan sektor ekonomi syariah telah terbukti tahan banting. Misal dari segi perbankan syariah yang relatif lebih stabil apalagi cenderung tumbuh lebih tinggi selama masa pandemi dibandingkan dengan perbankan konvensional.

Dalam jangka panjang, Sri meminta bahwa kinerja perbankan syariah ini perlu jadi jembatan dan modal awal untuk mengembangkan ekosistem keuangan dan ekonomi syariah yang berkualitas baik. Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki potensi yang luar biasa untuk jadi pusat ekonomi syariah dunia.

“Indonesia merupakan pasar syariah yang besar, tapi sayangnya, belum jadi produsen syariah yang signifikan,” katanya di dalam Webinar sebagian selagi lalu. Dalam skala yang lebih besar, Indonesia dikehendaki bisa jadi Islamic Financial Center terbesar di dunia.

Related Posts