Home Uncategorized Peran Penting Industri HVAC Untuk Efisiensi Energi

Peran Penting Industri HVAC Untuk Efisiensi Energi

by Happy Puspa

Sejak puluhan tahun yang lalu, pemerintah Indonesia sudah membuktikan perhatiannya pada isu-isu perubahan iklim dunia hingga waktu ini. Namun, tantangan untuk meraih cita-cita dunia yang lebih hijau, masyarakat dan bisnis yang ramah lingkungan terhitung makin tinggi tiap tiap tahunnya. Progres atas upaya-upaya didalam meraih cita-cita efisiensi energi terhitung makin dituntut hasil nyatanya.

Dalam merealisasikan visi efisiensi energi nasional—meskipun perannya terlalu terlalu perlu didalam pembuatan dan ketegasan penegakkan regulasi terkait visi tersebut—pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Secara kolaboratif, kalangan bisnis dan industri terhitung berperan perlu didalam memenuhi harapan visi efisiensi energi nasional.


Industri, HVAC (Heating, Ventilating, and Air Conditioning) di Indonesia bisa secara aktif menolong visi efisiensi energi nasional melalui teknologi penghematan energi yang mutakhir dan ramah lingkungan. Misalnya, bersama menerapkan dan mempromosikan solusi Green Building melalui High-Performance Building di mana aspek-aspek kesinambungan sebuah gedung, terhitung efisiensi pemanfaatan energi, ketahanan gedung, siklus hidup gedung, dan produktivitas penghuninya terintegrasi.

Sebagai misal kisah berhasil di dunia, perusahaan pompa gedung-gedung komersial terkemuka asal Kanada Armstrong Fluid Technology, sudah sejak lama mengaplikasikan dan mengkampanyekan solusi efisiensi energi secara internal maupun kepada klien mereka melalui Design Envelope Technology yang sudah terintegrasi bersama produk-produk mereka.


Jika berkhayal teknologi berikut diaplikasikan secara masif didalam skala nasional setidaknya di kota-kota besar di Indonesia, maka rasanya akan lebih enteng dan terukur pencapaian visi efisiensi energi bersama peran dan kolaborasi kuat antara pemerintah dan industri ini.

Isu efisiensi energi masih jadi isu utama bagi beragam institusi dan organisasi. Pengelola gedung bertingkat makin mengupayakan untuk mencari titik-titik efisiensi, terhitung efisiensi yang terkait bersama proses HVAC. Sistem pre filter ,HVAC adalah pengguna energi terbesar untuk lebih dari satu besar gedung komersial.

Oleh karenanya, proses HVAC jadi menarik bagi para manajer perawatan dan engineering gedung terkait bersama usaha efisiensi di gedung mereka. Efisiensi HVAC tidak cuma berkontribusi pada kesinambungan lingkungan, tapi terhitung finansial melalui pengurangan ongkos operasional gedung yang signifikan.

Saat ini, Pemerintah Indonesia belum mengeluarkan kebijakan yang spesifik sesuaikan tentang efisiensi energi, terhitung insentif-insentifnya yang bisa jadi stimulus bagi sektor swasta. Namun, pemerintah sudah membuktikan kemauan untuk konservasi energi melalui PP No. 79/2014 tentang Kebijakan Energi Nasional yang menetapkan 23% bauran energi nasional untuk energi terbarukan.

Kebijakan pemerintah tentang efisiensi energi tentu layak untuk dinantikan, keliru satunya manfaat mendorong pertumbuhan kesadaran akan pentingnya High-Performance Building, terhitung proses HVAC yang efisien sebagai keliru satu segi penentu utama.

Related Posts