Home Uncategorized Prinsip KerjaFlow Meter

Prinsip KerjaFlow Meter

by Happy Puspa

Open channel flow meter bekerja di lebih dari satu titik di jalur pengukuran aliran. Cairan bisa saja semuanya terbuka ke atmosfer, atau bisa saja terkandung dalam pipa tertutup yang tidak penuh bersama dengan cairan dan hanya terbuka ke atmosfer di titik pemasangan flowmeter itu sendiri.

Open channel flow mtr. memanfaatkan dua jenis sensor ketinggian dan velocity atau perbedaan ketinggian.

Pada dasarnya flow mtr. open channel ini mengkalkulasi kecepatan aliran bersama dengan memperhitungkan ketinggian permukaan. Untuk pengukuran kecepatan aliran mampu memanfaatkan transit time flow mtr. atau magnetic flow meter. Sedangkan untuk ketinggian permukaan aliran memanfaatkan ultrasonic level sensor. Penggabungan velocity bersama dengan luas penampang mampu menghasilkan kapasitas aliran / flow rate aliran dalam kanal.

Teknik Pengukuran Aliran Ultrasonik ( Traditional Transit Time)

Waktu Transit Tradisional Ini adalah metode saat tempuh diferensial di mana acoustic pulse bergerak ke hilir lebih cepat daripada pulse yang bergerak ke hulu.

Ini juga disebut sebagai ‘waktu penerbangan‘: Acoustic pulse yang bergerak secara diagonal melintasi aliran ke arah hilir dapat dipercepat bersama dengan komponen kecepatan air sementara, sebaliknya, acoustic pulse yang bergerak secara diagonal ke hulu dapat diperlambat oleh kecepatan air. Perbedaan antara saat penerbangan antara dua transduser berbanding lurus bersama dengan kecepatan cairan/fluida.

Serangkaian transduser aliran dipasangkan melintasi saluran terbuka dan kecepatan gabungan transduser berpasangan dirata-rata untuk menambahkan profil sebenarnya berasal dari jalur aliran total. Komponen kecepatan memanfaatkan tehnik ini dikombinasikan bersama dengan measuring level dan komputer aliran saluran terbuka memanfaatkan persamaan manning untuk mengkalkulasi pengukuran aliran saluran terbuka benar.

Teknik traditional transit time meskipun jauh lebih unggul berasal dari tehnik pengukuran aliran lainnya, masih menawarkan ketidakakuratan dalam pengukuran keseluruhan. Jalur sinyal antara transduser pasangan mampu tercermin jikalau ada banyak partikulat, gelembung, atau puing-puing dalam aliran aliran.

Selain itu, profil aliran yang dikembangkan semuanya mesti diperoleh terhadap titik pengukuran bersama dengan miliki diameter hulu dan hilir yang diperlukan, biasanya 8-10 diameter hulu dan 2-5 diameter hilir. Ketidakakuratan juga mampu berjalan jikalau pasangan transduser yang sesuai tidak seirama bersama dengan benar di saluran terbuka.

Teknik Pengukuran Aliran Ultrasonik Waktu Transit DSP

Sistem pengukuran aliran saluran terbuka ALSONIC-AVM adalah mtr. kecepatan area yang digunakan bersama dengan bersama dengan pemancar tingkat yang dihidangkan pengguna untuk mengukur laju aliran di saluran terbuka.

ALSONIC-AVM, flowmeter saluran terbuka terdiri berasal dari komputer aliran berbasis DSP canggih dan empat transduser dan memanfaatkan perbedaan pulse transit time suara ultrasonik untuk mengukur kecepatan aliran saluran terbuka. Ultrasonic pulse ditransmisikan ke hulu dan hilir melintasi saluran terhadap sudut α antara arah aliran dan jalur gelombang sonik, bersama dengan perbedaan saat transit gelombang sonik berbanding lurus bersama dengan kecepatan cair.

Related Posts