Home Uncategorized Tipe & Jenis Investor Sebelum Berinvestasi

Tipe & Jenis Investor Sebelum Berinvestasi

by Happy Puspa

Bagi calon investor atau investor, penting sekali untuk mengetahui profil risiko investasi. Pasalnya, profil risiko sanggup memilih product investasi yang paling sesuai untuk kami memilih berdasarkan keuntungan dan risiko investasi yang didapat.

Profil risiko adalah suatu indikator yang digunakan sebagai bahan penilaian sejauh mana seseorang sanggup mentolerir risiko di dalam berinvestasi. Biasanya, profil risiko diisi sementara kami mengidamkan membuka rekening dana nasabah reksadana di sebuah Manajer Investasi.

Tipe-Tipe Investor Berdasarkan Profil Risiko


Secara umum, profil risiko yang menggambarkan karakter investor di dalam berinvestasi terbagi jadi 3 model yaitu:

Tipe Konservatif

Investor model konservatif biasanya adalah investor pemula yang baru saja tertarik untuk melaksanakan investasi. Investor model ini condong memilih model investasi yang stabil, berisiko rendah atau apalagi tidak ada risiko sama sekali.

Untuk memaksimalkan keuntungan, investor model ini harus punya tujuan investasi jangka panjang karena nilai yang didapat di dalam jangka pendek tidaklah banyak. Jenis instrumen investasi yang sesuai bersama investor model konservatif adalah tabungan, deposito, dan reksadana pasar uang.


Tipe Moderat

Berbeda bersama sebelumnya, model investor yang termasuk di dalam profil risiko moderat atau tengah punya karakteristik yang siap terima fluktuasi jangka pendek bersama potensi keuntungan lebih tinggi dari tingkat inflasi dan deposito. Biasanya, para investor telah jelas berkenaan pola dari How to Invest in Indonesia yang digunakan. Instrumen investasi yang sesuai untuk investor model moderat adalah reksadana campuran.

Tipe Agresif

Tipe profil risiko yang terakhir adalah model agresif atau sanggup disebut sebagai investor yang siap untuk kaya dan menanggung risiko yang besar. Investor model ini siap kehilangan beberapa besar atau seluruh dana investasinya demi meraih keuntungan investasi yang besar.

Jenis instrumen yang sesuai untuk investor model agresif adalah reksadana saham di mana di dalamnya termasuk trading saham, forex, index, termasuk komoditas. Investor model agresif termasuk berani untuk menginvestasikan dananya ke dunia bisnis dan properti.

P2P Sebagai Alternatif Investasi yang Menguntungkan

tulah beberapa model investor berdasarkan profil risiko di dalam berinvestasi. Selain profil risiko, ada termasuk jangka sementara yang harus kamu sesuaikan bersama tujuan investasi. Selain itu, ada alternatif investasi yang sanggup kamu melaksanakan lewat fintech peer to peer lending seperti Amartha.

Amartha merupakan perusahaan peer to peer lending yang menghubungkan pendana di kota kepada para perempuan pengusaha mikro di pedesaan. Para perempuan pengusaha mikro ini tidak cuma meraih modal bisnis tapi termasuk pendampingan dan pelatihan teratur selama masa tenor berlaku. Amartha termasuk telah punya izin bisnis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Related Posts