Home Uncategorized Tips Merontok Jagung Cepat dan Mudah, Ikuti Langkahnya

Tips Merontok Jagung Cepat dan Mudah, Ikuti Langkahnya

by Happy Puspa

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang Tips Merontok Jagung Cepat dan Mudah. Bagaimana caranya? Ikuti langkah dibawah ini,

Ketika ingin memasak jagung, terkadang harus memipil atau merontok bijinya terlebih dulu, seperti ketika akan membuat perkedel atau jasuke.  Untuk cara merontok jagung sebenarnya cukup mudah karena ada mesinnya. Apabila tidak memiliki alat perontok jagung bisa memakai pisau sebagai alternatifnya.

Tips Merontok Jagung Cepat dan Mudah

tips merontok jagung cepat dan mudah

  • Gunakan 2 Mangkuk

Cara merontok jagung supaya tidak berantakan bisa dengan menggunakan 2 mangkuk, yang satu ukuran besar dan satu kecil.  Untuk merontoknya, tempatkan mangkuk kecil pada posisi terbalik dan letakkan di mangkuk besar. Lalu, letakkan jagung dengan sisi runjing di bawah dan mulai iris bijinya memakai pisau tajam.

Cara ini bisa membuat biji jagung terkumpul dalam satu wadah dan tidak akan berceceran.

  • Alasi Talenan Lebar

Apabila tidak ingin repot, Anda bisa memanfaatkan talenan lebar untuk alas sebagai merontok jagung. Namun, sebelum diserut, kupas jagung dari kulitnya kemudian potong menjadi beberapa bagian.  Pemotongan ini harus dilakukan supaya mempermudah proses penyerutan.  Kemudian, pegang jagung dan mulai iris bijinya dari bagian atas ke bawah.

Putar ke sisi lainnya dan lakukan hal yang sama hingga bijinya habis.

  • Pakai Loyang Kue Bulat

Loyang bulat bisa digunakan untuk wadah ketika merontok jagung. Cara menggunakannya juga cukup simpel dan praktis.  Setelah jagung dikupas, kemudian tempatkan ujung runcing di bagian lubang tengah loyang. Lalu, pegang ujungnya dan mulai iris biji jagung di sepanjang bonggolnya.  Hasilnya pun, biji jagung akan terkumpul dalam satu wadah dan tidak berceceran.

  • Pakai Mesin Perontok Jagung

Mesin perontok jagung bisa menjadi pilihan tepat jika Anda tidak ingin repot merontoknya. Untuk menggunakannya, tinggal tempatkan jagung pada alatnya kemudian mesin akan bekerja secara otomatis. Ketika proses merontok, sebaiknya gunakan baskom sebagai alasnya agar biji jagung tidak berantakan. Dibawah ini langkah-langkah menggunkan mesinnya:

  • Pertama, hidupkan motor bakar bensin pada mesin perontok jagung.
  • Kedua, masukkan tongkol jagung ke dalam hopper mesin perontok.
  • Ketiga, biarkan mesin bekerja untuk memisahkan biji dari tongkol jagung.
  • Kemudian, biji yang sudah terpisah dari tongkolnya akan otomatis jatuh ke dalam wadah penampungan biji. Sedangkan, untuk tongkol jagung akan jatuh ke dalam wadah penampungan tongkol.
  • Terakhir, masukkan mesin ketika sudah selesai digunakan dan bersihkan dari sisa kotoran bekas pipilan jagung.

Saat motor bensin dihidupkan, maka pulley yang terhubung dengan motor akan ikut berputar. Putaran tersebut kemudian akan diteruskan menuju poros perontok dengan menggunakan v-belt.

Putaran pulley perontok akan diteruskan ke poros blower dengan perbandingan pulley yang lebih kecil supaya putaran blower lebih cepat daripada putaran perontok.

Jagung yang berada di hopper nantinya akan turun ke bawah karena getaran dari mesin perontok. Jagung-jagung tersebut akan jatuh ke tabung mesin perontok dan akan dipisahkan bijinya oleh mata perontok dengan sudut kemiringan kurang lebih 19 derajat.

Mata perontok akan otomatis menyortir tongkol jagung kemudian memindahkannya ke bagian output, kemudian biji dan tongkol jagung akan terpisah karena adanya filter atau saringan di bagian bawah tabung.

Selanjutnya, biji jagung akan masuk ke dalam bak penampungan biji jagung, namun sebelum memasuki bak penampungan biji jagung yang bercampur kotoran, akan dihisap oleh blower jadi biji jagung yang keluar dalam keadaan bersih.

  • Pakai Cara Manual

1. Kupas Jagung dan Bersihkan Rambutnya

Ada dua jenis jagung yang dijual di pasaran, yaitu jagung utuh dan jagung kupas. Jika Anda beli jagung utuh, kupas dulu kulit dan bersihkan rambut jagungnya.

Kemudian, potong bonggol di bagian bawah jagung apabila masih ada. Setelah bersih dari rambut, lalu cuci jagung di bawah air mengalir dan tiriskan.

2. Pastikan Pisau Tajam

Memipil jagung memerlukan pisau yang tajam. Pisau yang kurang tajam tidak bisa untuk memipil jagung sampai tuntas dan hasil pipilan tidak akan rapi. Oleh karena itu, asah terlebih dahulu pisau sebelum digunakan untuk memipil.

3. Gunakan Loyang Tulban

Memipil jagung bisa dilakukan secara vertikal di atas alas datar, seperti talenan. Tetapi, agar prosesnya berlangsung rapi dan bijinya tidak berhamburan, maka gunakanlah loyang tulban untuk memipil jagung.

Caranya yaitu posisikan jagung di bagian tengah loyang yang menonjol dan ada lubang kecil. Posisi loyang tulbannya harus seperti ketika dituang adonan, bukan dibalik.

Jadi, jagung berdiri stabil, kemudian mulailah memipil dengan pisau secara vertikal. Sehingga secara otomatis, biji jagung akan langsung terwadahi dalam loyang.

Jika tidak ada loyang tulban, Anda bisa memakai dua mangkuk ukuran kecil dan besar. Pastikan juga mangkuk kecil bisa ditelungkupkan dalam mangkuk besar. Kemudian, letakkan jagung di atas mangkuk kecil dengan posisi berdiri, dan mulai pipilah jagung dengan pisau tajam.

4. Potong Menjadi 2

Jika tidak ada loyang tulban atau mangkuk kecil-besar, Anda tetap bisa memakai talenan dengan cara yang rapi. Caranya, potong jagung menjadi dua terlebih dahulu, kemudian mulailah memipil jagung.

Hasil pipilan jagung memang akan berserakan di atas talenan, namun jumlahnya tidak akan terlalu menyebar seperti saat memipil jagung utuh.

Related Posts