Home Uncategorized Tips Pembuatan Santan Kelapa, yang Lebih Sehat dari Santan Instan
tips pembuatan santan kelapa

Tips Pembuatan Santan Kelapa, yang Lebih Sehat dari Santan Instan

by Happy Puspa

Tips Pembuatan Santan Kelapa – Dengan alasan efektivitas, banyak orang yang beralih darip penggunaan santan alami ke santan instan dalam kemasan. Tapi jika dibandingkan, rasanya tak akan segurih santan alami buatan sendiri. Apalagi santan kemasan banyak yang menggunakan tambahan pengawet yang dapat menyebabkan kandungan gizi alami pada santan kemasan menjadi berkurang. 

Padahal, membuat santan asli dari kelapa utuh tak serumit seperti apa yang dibayangkan, lho.  Kamu bisa membuat santan dalam jumlah yang banyak sekaligus dengan menggunakan mesin parut kelapa dan menyimpannya untuk dipakai kembali nantinya jika dibutuhkan lagi.

tips pembuatan santan kelapa

Tips Pembuatan Santan Kelapa

Berikut merupakan beberapa tips pembuatan santan kelapa yang jauh lebih sehat jika dibandingkan dengan santan instan:

1. Pemilihan kelapa

Jenis kelapa yang terbaik untuk menghasilkan santan yang gurih adalah kelapa merah dan hijau. Santan dari kelapa merah pada umumnya digunakan untuk membuat kue, karena hasilnya akan tampak lebih cerah jika dibandingkan dengan menggunakan jenis kelapa lainnya. Sedangkan, santan dari kelapa hijau terlihat lebih keruh atau “dekil”. 

Pastikan kamu memilih kelapa yang berumur sedang dan tidak terlalu tua, tapi dagingnya sudah keras.  Saat diolah, jenis kelapa merah ini pada umumnya akan menjadi lebih legit, segar, dan beraroma wangi.

2. Gunakan air panas

Sebagian orang dalam pembuatan santan sendiri dengan cara merendam kelapa parut menggunakan air biasa, memerasnya, baru memasaknya dengan menggunakan api yang kecil. Cara ini sebenarnya tidak menjadi masalah, tetapi santan bisa pecah jika tidak dimasak dengan cara yang tepat.

Alternatif lain yang lebih mudah, setelah kelapa dikupas dan diparut menggunakan mesin parut kelapa, selanjutnya siram kelapa dengan air panas, lalu diamkan sebentar selama kurang lebih lima menit sebelum diperas untuk diambil santannya. Hal ini akan membuat sari-sari pada parutan daging kelapa keluar dengan lebih maksimal, sehingga santan yang dihasilkan pun akan menjadi banyak.

tips pembuatan santan kelapa

3. Membuat santan dari kelapa parut

Kupas kulit ari buah kelapa hingga benar-benar bersih, lalu parut menggunakan parutan yang bergerigi halus. Jika kamu terlalu malas untuk memarut kelapa sendiri, bisa membeli kelapa parut segar di pasar tradisional yang saat ini sudah banyak yang menjualnya di pasaran. Selanjutnya kamu hanya tinggal menambahkan air panas saja, kemudian rendam parutan kelapa tadi sebentar selama kurang lebih lima menit, lalu peras sarinya hingga tuntas. 

4. Membuat santan menggunakan blender

Cara ini memungkinkan kamu untuk membuat santan kelapa alami dengan cara yang lebih mudah. Kamu hanya tinggal memotong daging buah kelapa saja, lalu memasukkannya ke dalam blender dan tambahkan air hangat. Blender daging buah kelapa hingga benar-benar halus dan selanjutnya saring airnya sampai benar-benar tuntas.

5. Perbandingan air yang pas

Secara umum, jenis santan terbagi menjadi tiga yaitu: santan kental, sedang, dan encer. Yang membedakan amtara tiga jenis santan tesebut hanyalah takaran airnya saja, seperti di bawah ini:

  • Santan kental

Perbandingan antara kelapa dan air adalah 1:1. Misalnya, 400 gram kelapa menggunakan sebanyak 400 ml air. Atau kamu bisa juga memeras sari kelapa murni setelah diparut tanpa menambahkan air sama sekali.

  • Santan sedang

Perbandingan antara kelapa dan air adalah 1:2. Misalnya 400 gram kelapa menggunakan sebanyak 800 ml air. 

  • Santan encer

Perbandingan antara kelapa dan air lebih fleksibel yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan. Namun, pada umumnya menggunakan perbandingan 1:4. Misalnya 400 gram kelapa menggunakan sebanyak 1.600 ml air besih.

tips pembuatan santan kelapa

6. Gunakan kain untuk memeras santan

Lebih baik proses pemerasan sari santan dilakukan dengan menggunakan kain, jika dibandingkan dengan menggunakan saringan. Kamu bisa memerasnya sendiri dengan semaksimal mungkin, sehingga santan yang akan dihasilkan tentunya menjadi lebih banyak. Gunakan kain dengan serat lembut, seperti kain kasa contohnya agar santan benar-benar tesering dengan maksimal.

7. Cara menyimpan santan

Santan segar yang baru saja dibuat bisa bertahan, paling lama tiga bulan, dengan syarat dibekukan di dalam freezer. Simpan santan dalam kantung plastik yang tebal atau bisa juga menggunakan plastik vakum. Nantinya, jika akan digunakan hanya tinggal mencairkan santan di dalam suhu ruangan sebelum digunakan.

Semakin lama santan disimpan, rasa dan kualitasnya tentu akan menurun. Sehingga, sebaiknya gunakan santan sesegera mungkin dan tak terlalu lama dalam menyimpannya. Itu tadi merupakan Tips Membuat Santan Kelapa. Terimakasih, dan selamat mencoba!

Related Posts